Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Polresta Karawang Sasar 6 Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:30 WIB
  • author Nurul Rahma Amalia
Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai, Polresta Karawang Sasar 6 Pelanggaran Lalu Lintas
Polresta Karawang menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 selama dua pekan dengan menyasar enam jenis pelanggaran lalu lintas prioritas. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Polresta Karawang menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 dengan menyasar enam jenis pelanggaran lalu lintas prioritas. Operasi tersebut diawali dengan apel gelar pasukan yang dipimpin Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto di Lapangan Mapolresta Karawang, Senin (26/10/2026).

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto mengatakan, operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Karawang.

Menurutnya, pelaksanaan operasi mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, dan humanis. Namun, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Kami ingin masyarakat memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi keselamatan, bukan untuk memberatkan,” ujar Mario.

Dalam operasi tersebut, terdapat enam pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan, yakni menggunakan telepon genggam saat berkendara, tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengendara di bawah umur, tidak memakai sabuk pengaman, berboncengan sepeda motor lebih dari satu orang, serta melawan arus.

Petugas akan melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan. Selain penindakan, kepolisian juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Polresta Karawang turut mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik melalui kamera statis maupun mobile, untuk mendukung penindakan pelanggaran secara elektronik.

Mario mengatakan, pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi penegakan hukum dan meminimalkan interaksi langsung antara petugas dengan pengguna jalan.

“Teknologi bukan pengganti humanisme, tetapi alat untuk memastikan keadilan dan transparansi. Kami tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Namun, pelanggaran yang terekam jelas tentu memiliki konsekuensi hukum,” tegasnya.

Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri perwakilan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya. Sinergi lintas sektor diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan operasi.

Operasi Patuh Lodaya 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua pekan. Masyarakat diimbau memastikan kelengkapan dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.

Polresta Karawang juga akan melakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur efektivitas operasi dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut