Rp58,7 Miliar Digelontorkan, PUPR Karawang Kebut 6 Proyek Strategis Jalan dan Jembatan
KARAWANG, iNEWSKarawang.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat pengerjaan enam Proyek Strategis Daerah (PSD) bidang jalan dan jembatan yang menjadi prioritas pembangunan 2026.
Total anggaran yang disiapkan untuk enam proyek tersebut mencapai sekitar Rp58,7 miliar. Dari enam proyek, satu di antaranya merupakan peningkatan Jalan Cikalong-Cilamaya, telah rampung. Sementara lima proyek lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan selesai pada November hingga Desember 2026.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Dani Firmansyah, mengatakan enam proyek tersebut masuk dalam daftar PSD karena memiliki tingkat urgensi tinggi dan berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"Enam PSD ini memang menjadi daftar prioritas di Dinas PUPR, khususnya bidang jalan dan jembatan. Dari enam itu, peningkatan Jalan Cikalong-Cilamaya sudah selesai. Sisanya masih berprogres dan dalam masa pelaksanaan," kata Dani saat ditemui di Kantor Dinas PUPR Karawang, Kamis, (17/9/2026).
Enam PSD tersebut mencakup peningkatan jalan, pelebaran jalan, hingga pembangunan dan rehabilitasi jembatan.
Proyek pertama yakni peningkatan Jalan Rengasdengklok-Sungaibuntu dengan pagu anggaran Rp10 miliar. Pekerjaan mencakup ruas sepanjang sekitar 5,68 kilometer dengan lebar 7 meter menggunakan perkerasan beton dan hotmix.
Berikutnya, penggantian Jembatan Kalenkapal Citarik dengan pagu Rp10 miliar. Jembatan yang memiliki panjang sekitar 40 meter dan lebar 6 meter tersebut menjadi salah satu infrastruktur yang dinilai mendesak untuk ditangani.
Kemudian terdapat rehabilitasi Jembatan Cimider Telagasari dengan anggaran Rp8,5 miliar. Jembatan tersebut menghubungkan jalur Kosambi-Telagasari. Pekerjaan meliputi rehabilitasi atau penggantian jembatan lama dengan konstruksi baru, termasuk pembangunan fondasi.
PUPR juga mengerjakan peningkatan Jalan Gembongan-Muarabaru di Kecamatan Cilamaya Wetan dengan pagu Rp5,7 miliar. Pekerjaan berada di wilayah Desa Cikalong, Sukatani, dan Rawagempol Kulon dengan konsep rekonstruksi serta pelebaran jalan yang terbagi dalam enam segmen.
Selanjutnya, pelebaran Jalan Karangjati-Cilamaya dengan anggaran Rp2,5 miliar. Ruas yang ditangani memiliki panjang sekitar 2,36 kilometer dengan penambahan lebar jalan sekitar 1 meter.
Sementara itu, peningkatan Jalan Cikalong-Cilamaya menjadi proyek dengan pagu anggaran terbesar, yakni sekitar Rp22 miliar.
Ruas tersebut memiliki panjang keseluruhan sekitar 16,24 kilometer dengan lebar eksisting antara 4 hingga 7 meter. Pekerjaan peningkatan ruas ini telah dinyatakan rampung.
Menurut Dani, kondisi kerusakan jalan maupun jembatan serta tingkat kebutuhan masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam menentukan proyek yang masuk daftar prioritas.
"Terutama Cikalong-Cilamaya, waktu itu sangat hancur. Makanya itu menjadi prioritas. Lalu Jembatan Kalenkapal juga sangat dinanti-nantikan oleh warga di sana," ujarnya.
Dani menegaskan, penetapan proyek strategis tidak semata-mata didasarkan pada besarnya anggaran. Faktor kondisi infrastruktur dan kebutuhan masyarakat terhadap akses transportasi juga menjadi pertimbangan.
Untuk memastikan lima proyek yang masih berjalan dapat selesai sesuai jadwal, Dinas PUPR melakukan pemantauan secara berkala bersama konsultan supervisi.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk menjaga progres pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan di lapangan sesuai spesifikasi teknis, mutu, volume, dan target waktu yang telah ditetapkan.
"Progres kegiatan yang prioritas ini relatif cenderung positif. Mudah-mudahan tetap terjaga kualitasnya, kuantitasnya, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran," kata Dani.
Sebagian besar kontrak enam proyek tersebut akan berakhir pada November hingga Desember 2026. PUPR Karawang menargetkan seluruh pekerjaan yang masih berlangsung dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Di luar enam PSD tersebut, Dinas PUPR Karawang juga menangani sejumlah proyek infrastruktur lainnya, di antaranya pembangunan jalan menuju akses Tol Karawang Timur dan rekonstruksi jalan di kawasan Interchange Karawang Barat.
Untuk pembangunan jalan menuju akses Tol Karawang Timur, Dani mengatakan pekerjaan ditargetkan rampung pada 2026. Namun, pekerjaan tersebut belum sepenuhnya selesai sehingga sebagian pengerjaan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
"Kita targetkan juga rampung tahun ini, walaupun memang belum sepenuhnya selesai. Kita akan lanjutkan lagi nanti di tahun depan, insyaallah," pungkasnya.
Editor: Frizky Wibisono