Kabar Duka, Istri Wabup Karawang Maslani Meninggal Dunia, Sempat Bagikan Momen Haru Saat Dirawat
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kabar duka menyelimuti keluarga Wakil Bupati Karawang Maslani. Sang istri, Hj. Dewi Yulisyani binti Suwoto Sudarmo, meninggal dunia pada Kamis (17/9/2026) sore.
Dewi Yulisyani mengembuskan napas terakhir pada pukul 15.55 WIB di RSUD Karawang.
Kabar tersebut disampaikan Bupati Karawang Aep Syaepuloh melalui akun Instagram pribadinya sekitar pukul 16.00 WIB.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke Rahmatullah Ibu Hj. Dewi Yulisyani binti Bapak Suwoto Sudarmo, istri tercinta Bapak Maslani, Wakil Bupati Karawang, pada sore hari ini pukul 15.55 WIB di RSUD Karawang,” tulis Aep.
Dalam unggahannya, Aep turut menyampaikan doa untuk almarhumah agar mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“InsyaAllah almarhumah meninggal dalam husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tulisnya.
Aep juga meminta masyarakat turut mendoakan Maslani dan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan menghadapi kepergian Dewi Yulisyani.
“Mari kita doakan, agar Bapak H. Maslani beserta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan. Aamiin Ya Rabbal ’Alamiin.”
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai lokasi dan waktu almarhumah akan dimakamkan.
Sempat Bagikan Kondisi Sang Istri
Sebelum kabar duka tersebut, Maslani sempat membagikan momen bersama sang istri melalui akun TikTok pribadinya.
Video yang diunggah pada 26 Agustus 2026 itu memperlihatkan Maslani mengelus istrinya sambil melantunkan doa bersama para santri dibelakangnya.
Dalam video tersebut, nampak air matanya tak terbendung dikarenakan melihat kondisi sang istri.
Melalui keterangan unggahan, Maslani menuliskan doa agar sang istri diberikan kesembuhan.
“Bismillahirrahmanirrahim, sembuhkanlah istri hamba-Mu ini…” tulis Maslani.
Kini, doa kesembuhan tersebut berubah menjadi doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Editor: Frizky Wibisono