Anggota DPRD Karawang Apresiasi Penghargaan Bupati Aep, Dorong Pemerataan Pendidikan
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Anggota DPRD Kabupaten Karawang mengapresiasi Bupati Karawang Aep Syaepuloh yang meraih Pemimpin Daerah Award 2026 kategori pelayanan publik bidang pendidikan dari iNEWS Media Group.
Penghargaan tersebut dinilai menjadi pengakuan atas berbagai program dan inovasi Pemkab Karawang dalam meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat.
Sekretaris Komisi IV DPRD Karawang, Asep Syaripudin atau Asep Ibe, mengatakan penghargaan tersebut harus menjadi motivasi bagi Pemkab Karawang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, bukan hanya melalui program bantuan, tetapi juga pemerataan sarana dan akses sekolah.
“Atas nama fraksi, saya sebagai Ketua Fraksi Amanat Golkar sekaligus Sekretaris Komisi IV DPRD Karawang mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Bupati Karawang, terutama di bidang pendidikan,” kata Ibe, Senin (31/8/2026).
Menurut Ibe, sejumlah program pendidikan yang telah dijalankan Pemkab Karawang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Di antaranya Beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) dan program modul pembelajaran gratis bagi siswa.
Ia berharap program tersebut terus dipertahankan dan dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Mudah-mudahan pendidikan ini memberikan efek positif dan menjadi skala prioritas pembangunan Kabupaten Karawang. Bukan hanya Karawang Cerdas, tetapi juga sarana dan prasarana pendidikan, ruang kelas, serta fasilitas pendukung lainnya seperti toilet,” ujarnya.
Rehabilitasi Sekolah Perlu Dilanjutkan
Selain program bantuan pendidikan, Ibe mengapresiasi kebijakan Pemkab Karawang dalam melakukan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing daerah pemilihan (dapil).
Menurutnya, pola tersebut membuat pembangunan fasilitas pendidikan dapat dilakukan secara terarah dengan tetap memperhatikan skala prioritas.
“Kita sangat mengapresiasi setiap tahun anggaran Pak Bupati memberikan skala per dapil tanpa mengesampingkan prioritas di dapil lain. Beliau menargetkan semuanya tuntas di masa kepemimpinannya. Ini juga perlu kita apresiasi,” kata Ibe.
Ia berharap rehabilitasi sekolah tidak hanya menyasar ruang kelas, tetapi juga fasilitas pendukung yang menunjang kenyamanan siswa dan guru, termasuk toilet sekolah.
“Fasilitas pendidikan harus semakin layak. Anak-anak belajar bukan hanya membutuhkan ruang kelas yang bagus, tetapi juga lingkungan sekolah yang nyaman dan fasilitas pendukung yang memadai,” ujarnya.
Modul Gratis Dinilai Membantu Siswa
Program modul pembelajaran gratis juga mendapat apresiasi dari DPRD Karawang.
Ibe menilai program tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa, terlebih pembiayaannya menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kalau soal modul memang dibiayai dari dana BOS. Kita mengapresiasi sumber dananya. Semoga modul ini benar-benar bisa bermanfaat bagi seluruh siswa didik di Kabupaten Karawang,” katanya.
Meski demikian, Ibe menilai penghargaan yang diterima Bupati Aep harus menjadi momentum untuk memperkuat pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Karawang.
Salah satu yang dinilai mendesak adalah pembangunan unit sekolah baru (USB), khususnya jenjang SMP di wilayah dengan pertumbuhan penduduk tinggi.
“Di Kabupaten Karawang masih banyak kecamatan yang membutuhkan unit sekolah baru, khususnya SMP,” ujarnya.
Rengasdengklok hingga Kotabaru Butuh Sekolah Baru
Ibe menyebut Kecamatan Rengasdengklok sebagai salah satu wilayah yang membutuhkan penambahan fasilitas pendidikan.
Menurutnya, pertumbuhan penduduk di wilayah tersebut tidak sebanding dengan ketersediaan sekolah.
“Salah satunya Rengasdengklok. Agregat jumlah penduduknya terus bertambah, tetapi fasilitas sekolahnya masih sangat kurang. Perlu penambahan unit sekolah baru,” katanya.
Selain Rengasdengklok, wilayah Purwasari dan Kotabaru juga dinilai perlu masuk dalam pemetaan kebutuhan pembangunan sekolah baru.
Ibe menegaskan, pembangunan sekolah baru menjadi bagian penting dalam memperkuat capaian pembangunan pendidikan Karawang.
“Ini menjadi evaluasi kita. Dengan mendapatkan penghargaan itu, mudah-mudahan tidak hanya cukup di Karawang Cerdas. Pemerintah daerah juga harus memetakan kebutuhan unit sekolah baru, khususnya SMP, di seluruh Kabupaten Karawang,” tuturnya.
Dorong Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Industri
Untuk mempercepat peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, Ibe mendorong Pemkab Karawang memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Salah satunya melalui program revitalisasi ruang kelas yang dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan sarana pendidikan.
“Kita berharap tidak hanya mengandalkan APBD. Pemerintah daerah perlu memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat melalui program revitalisasi ruang kelas,” katanya.
Selain pemerintah, Ibe juga mendorong keterlibatan dunia industri melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurutnya, keberadaan kawasan industri yang besar di Karawang menjadi potensi untuk membangun kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah dalam meningkatkan fasilitas pendidikan.
“Kita punya banyak kawasan industri. Potensi CSR perusahaan ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana,” ujarnya.
Ibe berharap penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian, tetapi menjadi penyemangat bagi Pemkab Karawang untuk terus berinovasi dan memperluas manfaat pembangunan pendidikan.
“Ini mudah-mudahan menjadi catatan penting bagi kepemimpinan Pak Haji Aep Syaepuloh, khususnya untuk dunia pendidikan di Kabupaten Karawang,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono