get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

Kabar Gembira! Modul Belajar Gratis Mulai Dibagikan di Sekolah Karawang

Senin, 03 Agustus 2026 | 17:54 WIB
header img
Kabar Gembira! Modul Belajar Gratis Mulai Dibagikan di Sekolah Karawang. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Sejumlah sekolah di Kabupaten Karawang mulai mendistribusikan modul pembelajaran gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang kepada para siswa. Modul tersebut digunakan sebagai bahan ajar pengganti Lembar Kerja Siswa (LKS), sehingga orang tua tidak lagi dibebani biaya pembelian bahan ajar pendamping.

Salah satu sekolah yang telah membagikan modul tersebut adalah SMPN 1 Karawang Barat. Distribusi dilakukan secara bertahap sejak pekan lalu dan diawali untuk siswa kelas IX.

Kepala SMPN 1 Karawang Barat, Devi Deliani, mengatakan sekolah telah menerima bantuan modul dari Pemkab Karawang dan langsung mendistribusikannya kepada siswa untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Alhamdulillah bantuan dari Bapak Bupati sudah kami terima secara bertahap. Tahap pertama yang datang adalah modul pembelajaran untuk siswa kelas IX. Seluruhnya sudah kami bagikan ke masing-masing kelas dan mulai minggu ini digunakan dalam proses belajar mengajar,” ujar Devi, Senin (3/8/2026).

Devi menjelaskan, SMPN 1 Karawang Barat membutuhkan total 1.617 modul pembelajaran, terdiri atas 540 modul untuk kelas VII, 585 modul kelas VIII, dan 492 modul kelas IX. Selain itu, sekolah juga masih mendata kebutuhan modul bagi guru sebagai pegangan mengajar.

Menurutnya, program modul gratis sangat membantu masyarakat karena seluruh siswa memperoleh bahan ajar tanpa dipungut biaya.

“Dengan adanya modul gratis ini, kebutuhan belajar siswa dapat terpenuhi tanpa membebani orang tua. Semua murid mendapatkan modul yang sama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati atas program yang sangat bermanfaat ini,” katanya.

Ia menambahkan, modul pembelajaran memuat materi untuk 11 mata pelajaran dan mulai efektif digunakan di seluruh kelas sejak Senin (3/8/2026).

Sebagai tindak lanjut kebijakan Pemkab Karawang, SMPN 1 Karawang Barat juga menerbitkan surat edaran kepada orang tua dan wali murid. Dalam surat bernomor 400.3.5/230-SMP/2026 tertanggal 28 Juli 2026 itu ditegaskan bahwa sekolah tidak memperjualbelikan, mengarahkan pembelian, maupun mewajibkan penggunaan LKS, buku pelajaran, atau bahan ajar tertentu kepada siswa.

Sekolah juga memastikan tidak menjual maupun mewajibkan pembelian seragam melalui sekolah atau mitra tertentu. Orang tua diberikan kebebasan membeli seragam sesuai ketentuan tanpa adanya paksaan.

“Kami sudah menyosialisasikan surat edaran tersebut kepada seluruh orang tua siswa. Responsnya sangat positif karena mereka merasa terbantu. Kini bahan ajar sudah difasilitasi pemerintah sehingga tidak perlu lagi membeli LKS,” tutur Devi.

Hal serupa dilakukan SMPN 1 Rengasdengklok yang juga mulai mendistribusikan modul pembelajaran secara bertahap kepada siswa kelas IX.

Kepala SMPN 1 Rengasdengklok, Asma, mengatakan program tersebut sangat membantu sekolah dalam menunjang proses pembelajaran sekaligus mengurangi beban pengeluaran orang tua.

“Kami menyambut baik program modul pembelajaran gratis dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Modul yang sudah diterima langsung kami distribusikan secara bertahap, diawali kepada siswa kelas IX agar segera dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar,” kata Asma.

Asma menyebutkan sekolahnya membutuhkan total 1.430 modul pembelajaran, terdiri atas 486 modul untuk kelas VII, 472 modul kelas VIII, dan 472 modul kelas IX.

Ia berharap seluruh modul dapat segera diterima sehingga semua siswa memperoleh bahan ajar yang sama.

“Harapan kami program ini berjalan dengan baik, memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik, serta mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut