get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

KKN UNSIKA 2026 Dimulai, 1.250 Mahasiswa Diterjunkan ke 99 Desa di 3 Kabupaten

Jum'at, 26 Juni 2026 | 14:42 WIB
header img
KKN UNSIKA 2026 Dimulai, 1.250 Mahasiswa Diterjunkan ke 99 Desa di 3 Kabupaten. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Sebanyak 1.250 mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) diterjunkan untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026 Batch 2 di 99 desa yang tersebar di Kabupaten Karawang, Purwakarta, dan Bekasi.

Program KKN tahun ini mengusung tema “KKN Berdampak: Transformasi Inovasi Hijau dan Transformasi Digital Menuju Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan”.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNSIKA, dr. Dayat Hidayat, M.Pd., mengatakan KKN menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“KKN adalah ruang belajar yang sesungguhnya. Mahasiswa tidak hanya datang untuk menjalankan program, tetapi juga belajar bersama masyarakat sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang ada di desa,” kata Dayat di Aula Syekh Quro UNSIKA, Jumat (26/6/2026).

Sebanyak 1.250 mahasiswa tersebut akan didampingi 99 dosen pembimbing lapangan (DPL) dan ditempatkan di 99 desa yang berada di 13 kecamatan di wilayah Karawang, Purwakarta, dan Bekasi.

Menurut Dayat, tema KKN tahun ini dipilih untuk menjawab tantangan pembangunan desa melalui inovasi hijau dan transformasi digital.

Program inovasi hijau difokuskan pada pengelolaan lingkungan, pengurangan sampah, serta pembangunan berkelanjutan. Sementara transformasi digital diarahkan untuk mendukung digitalisasi layanan desa, pengembangan UMKM, dan peningkatan literasi digital masyarakat.

“Keberhasilan KKN bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat setelah program selesai,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program kerja mahasiswa disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi desa.

Selain itu, potensi desa diharapkan dapat terdokumentasi dengan baik agar inovasi yang dihasilkan bisa terus dilanjutkan oleh masyarakat setelah program KKN berakhir.

Dayat juga menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., secara resmi membuka pelaksanaan KKN dan berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik kampus selama berada di tengah masyarakat.

“Jadilah mahasiswa yang tidak hanya hadir di desa, tetapi meninggalkan jejak kebermanfaatan bagi masyarakat,” pesan Prof. Ade.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut