Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Investasi Gudang Modern Makin Menjanjikan, Karawang Dibidik Jadi Lokasi Strategis

Jum'at, 24 April 2026 | 01:34 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Investasi Gudang Modern Makin Menjanjikan, Karawang Dibidik Jadi Lokasi Strategis
Ilustrasi, investasi Gudang Modern Makin Menjanjikan, Karawang Dibidik Jadi Lokasi Strategis. (Foto : Istimewa).

KARAWANG, iNEWSKarawang.id — Karawang semakin mengukuhkan posisinya sebagai magnet baru investasi logistik di kawasan Jabodetabek. Pergeseran pusat distribusi ke wilayah timur membuka peluang besar bagi investor, seiring meningkatnya kebutuhan gudang modern.

Keterbatasan lahan di Bekasi serta ekspansi pesat sektor manufaktur, e-commerce, dan logistik pihak ketiga menjadi pendorong utama. Kondisi ini membuat Karawang berkembang dari sekadar kawasan industri penunjang menjadi hub distribusi strategis yang menopang arus barang di Jawa Barat dan Jabodetabek.

Berdasarkan kajian Jones Lang LaSalle (JLL), pasokan gudang modern di Jabodetabek telah melampaui 3,1 juta meter persegi pada 2025 dan diproyeksikan mencapai sekitar 3,4 juta meter persegi pada 2026. Tingkat okupansi yang tetap di atas 90 persen menunjukkan tingginya permintaan sekaligus peluang imbal hasil investasi yang menjanjikan.

Menangkap tren tersebut, Lippo Karawang menghadirkan ECOPrime, produk properti dengan konsep New Hybrid Warehousing yang dirancang tidak hanya sebagai ruang usaha, tetapi juga instrumen investasi.

Deputy Chief Operating Officer Lippo Karawang, Fritz Atmodjo, menyebut ECOPrime hadir sebagai solusi properti yang adaptif terhadap perkembangan bisnis.

“ECOPrime kami hadirkan sebagai solusi properti yang fungsional sekaligus memiliki nilai investasi yang kompetitif, seiring pertumbuhan sektor logistik nasional,” ujarnya.

ECOPrime mengusung konsep 4-in-1 yang mengintegrasikan fungsi gudang, kantor, showroom, dan workshop dalam satu unit. 

"Model ini mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas pasar penyewa, sehingga berpotensi menjaga tingkat hunian dan stabilitas pendapatan sewa," katanya.

Secara lokasi, proyek ini berada di kawasan industri Karawang yang dihuni lebih dari 1.000 perusahaan nasional dan multinasional. 

"Konektivitasnya didukung akses tol utama seperti MBZ dan Japek II serta jalur distribusi menuju Pelabuhan Patimban, yang menjadi nilai tambah bagi aktivitas logistik," terangnya.

ECOPrime dipasarkan dalam beberapa pilihan unit, yakni tipe 4.5 mulai Rp650 juta, tipe 6 mulai Rp832 juta, dan tipe 9 mulai Rp2,2 miliar. Harga yang relatif kompetitif ini membuka peluang capital gain dalam jangka menengah hingga panjang.

Untuk menarik minat investor, pengembang juga memberikan berbagai insentif seperti gratis IPL selama enam bulan, bebas biaya AJB dan BPHTB, serta gratis satu kali alih hak.

Didukung infrastruktur modern, sistem keamanan terpadu, dan utilitas bawah tanah, ECOPrime menawarkan lingkungan usaha yang aman dan berkelanjutan. 

"Dengan prospek sektor logistik yang terus tumbuh, Karawang akan tetap menjadi kawasan strategis sekaligus ladang investasi menjanjikan di sektor properti logistik modern," tukasnya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut