Pengawasan Ketat, 12.508 Peserta Ikuti UTBK SNBT 2026 di UNSIKA
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) Tahun 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, pelaksanaan UTBK kali ini digelar dalam satu gelombang selama 10 hari mulai dari 21–30 April 2026 dengan total 20 sesi ujian.
Sebanyak 12.508 peserta tercatat mengikuti UTBK SNBT 2026 dengan memilih lokasi ujian di lingkungan UNSIKA, termasuk dua kampus mitra, yakni Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) dan Politeknik Negeri Subang (Polsub). Pelaksanaan di ketiga lokasi tersebut berlangsung secara serentak.
Adapun kuota penerimaan mahasiswa baru jalur SNBT di UNSIKA tahun ini mencapai 1.763 kursi yang tersebar di berbagai program studi. Sementara secara keseluruhan, termasuk jalur lain seperti mandiri, daya tampung UNSIKA diperkirakan bisa mencapai sekitar 4.000 mahasiswa.
Rektor UNSIKA, Prof. Dr. H. Ade Maman Suherman, S.H., M.Sc., mengungkapkan, jumlah peserta UTBK tahun ini mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 11.000 peserta.
“Alhamdulillah tahun ini meningkat menjadi 12.508 peserta. Ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap UNSIKA sebagai perguruan tinggi negeri yang terus berkembang,” ujar Prof. Ade, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, para peserta tidak hanya berasal dari wilayah Karawang, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa hingga luar pulau seperti Sumatera.
“Orang tua mendorong anak-anaknya untuk ikut tes di UNSIKA. Terlepas nanti memilih program studi di mana, tapi lokasi tesnya di sini. Ini menjadi indikator positif bagi kami,” katanya.
Ia menegaskan, UNSIKA telah menyiapkan fasilitas ujian secara maksimal, baik dari sisi sarana maupun sumber daya manusia. Seluruh ruangan ujian telah disiapkan dalam satu kawasan dengan dukungan tim pengawas dan teknisi yang telah terlatih setiap tahunnya.
“Semoga pelaksanaan UTBK ini berjalan lancar dan mampu memenuhi ekspektasi para peserta yang datang dari berbagai daerah,” tuturnya.
Untuk mengakomodasi jumlah peserta yang besar, UNSIKA membagi lokasi ujian ke tiga titik. Rinciannya, sebanyak 6.795 peserta mengikuti ujian di UNSIKA sebagai pusat, 3.929 peserta di Polindra, dan 1.784 peserta di Polsub.
Koordinator Pelaksana SNBT UNSIKA 2026, E. Haodudin Nurkifli, menjelaskan bahwa panitia telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pelatihan pengawas dan teknisi guna memastikan pelaksanaan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Setiap ruangan diawasi oleh pengawas dan teknisi. Mereka sudah mendapatkan pelatihan sehingga memahami tugasnya pada saat pelaksanaan ujian,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara ketat untuk mencegah terjadinya kecurangan. Peserta hanya diperbolehkan membawa kartu peserta, identitas diri, serta surat keterangan lulus (SKL) bagi siswa kelas 12. Selain itu, seluruh barang pribadi seperti ponsel, jam tangan, hingga perhiasan wajib dititipkan.
“Peserta akan melalui proses pemeriksaan atau body checking, bahkan saat keluar dan masuk kembali ke ruangan, termasuk setelah dari toilet,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UNSIKA, Yayat Hendayana, mengungkapkan adanya perubahan teknis dalam pelaksanaan UTBK tahun ini, yakni penggunaan perangkat USB untuk menjalankan aplikasi ujian.
“Jika sebelumnya aplikasi sudah terinstal di komputer, tahun ini aplikasi dijalankan melalui USB yang baru dipasang pada hari pelaksanaan. Ini sebagai langkah mitigasi risiko terhadap potensi kecurangan,” jelasnya.
Menurut Yayat, UNSIKA telah melakukan sejumlah simulasi sejak awal April 2026 guna memastikan kesiapan perangkat, jaringan, serta sistem aplikasi di seluruh lokasi ujian.
“Simulasi dilakukan beberapa kali untuk memastikan pada hari pelaksanaan, mulai hari pertama hingga sesi terakhir, tidak ada kendala berarti,” paparnya.
Selain pengawasan di dalam ruangan, panitia juga mewaspadai berbagai modus kecurangan, termasuk penggunaan perangkat tersembunyi seperti kamera mikro yang pernah ditemukan pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Kami mengantisipasi segala kemungkinan. Pengawas juga diberi kewenangan untuk mengamati gerak-gerik peserta yang mencurigakan,” katanya.
Yayat juga mengimbau peserta untuk selalu memantau informasi resmi terkait jadwal dan ketentuan UTBK SNBT 2026, serta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan secara instan.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pihak UNSIKA optimis pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman ujian yang baik bagi seluruh peserta.
Editor : Frizky Wibisono