Bupati Aep Rotasi 561 Kepsek di Karawang, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang melakukan perombakan besar dalam birokrasi pendidikan dengan menggelar rotasi dan mutasi kepala sekolah dalam jumlah terbanyak sepanjang sejarah pendidikan di Kabupaten Karawang.
Sebanyak 561 jabatan kepala sekolah di Karawang resmi dirombak secara bertahap sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi di sektor pendidikan.
Pada tahap awal, sebanyak 353 kepala sekolah menerima Surat Keputusan (SK) dalam pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, di halaman SMPN 2 Telukjambe Timur, Kamis (2/4/2026).
Kebijakan ini menjadi puncak dari rangkaian panjang penataan birokrasi pendidikan yang telah dipersiapkan secara matang melalui proses assessment potensi dan kompetensi terhadap ratusan kepala sekolah.
Rotasi-mutasi tersebut disusun menggunakan metode manajemen talenta, di mana seluruh kepala sekolah sebelumnya telah dipetakan berdasarkan kinerja, kapasitas, serta kemampuan manajerial. Hasil penilaian itu kemudian menjadi dasar utama dalam menentukan penempatan, promosi, hingga pembinaan.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, dalam sambutannya menegaskan bahwa rotasi dan mutasi merupakan hal yang wajar dalam birokrasi, namun harus dilakukan secara bersih dan berintegritas.
“Kita tidak boleh merasa lelah dalam membangun pendidikan. Rotasi dan mutasi ini adalah hal biasa, dan kami pastikan dilakukan secara bersih tanpa pungutan apa pun, serta tidak ada praktik jual beli jabatan,” tegas Bupati Aep dalam sambutannya, Kamis (2/4/2026).
Aep juga mengingatkan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan itu bukan hak, tapi amanah. Apalagi Disdik ini merupakan perangkat daerah dengan jumlah ASN terbesar. Ini ibarat kapal besar yang harus dinakhodai dengan integritas tinggi,” katanya.
Ia menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi kunci dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, sehingga para kepala sekolah memiliki peran penting sebagai pencetak generasi masa depan.
“Saya sampaikan dari lubuk hati terdalam, kepala sekolah adalah pencetak generasi ke depan. Maka pelayanan dasar, termasuk pendidikan, harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Menutup sambutannya, Aep menitipkan amanah kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
“Saya titip amanah ini kepada bapak dan ibu semua. Jalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan pendidikan di Karawang,” pungkasnya.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah menegaskan, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh figur yang tepat.
“Rotasi dan mutasi ini adalah bagian dari penataan sistem kepemimpinan pendidikan. Kami ingin memastikan setiap kepala sekolah ditempatkan sesuai kompetensi dan kebutuhan sekolahnya,” ujar Wawan.
Ia menyampaikan, proses tersebut dilakukan secara objektif dan transparan, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara merata di seluruh wilayah Karawang.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian (Kasubbag Umpeg) Disdikbud Karawang, Joean Himawan menjelaskan, seluruh tahapan telah melalui proses administrasi dan pemetaan yang matang.
“Semua sudah melalui proses evaluasi dan pemetaan berbasis assesment dengan metode manajemen talenta. Jadi penempatan ini bukan keputusan mendadak, melainkan hasil dari rangkaian panjang yang sudah disiapkan sebelumnya,” kata Joean.
Menurutnya, melalui sistem ini, peluang promosi maupun rotasi tidak lagi ditentukan oleh faktor subjektif, melainkan murni berdasarkan hasil penilaian yang terukur.
“Dengan pendekatan ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi ruang untuk penilaian berbasis kedekatan. Semua berdasarkan kompetensi dan kinerja,” tegasnya.
Adapun rincian rotasi dan promosi kepala sekolah dalam perombakan ini meliputi total 561 orang, dengan komposisi:
Rotasi sebanyak 353 orang, terdiri dari SD 323 dan SMP 30 kepala sekolah
Promosi sebanyak 208 orang, terdiri dari SD 199 dan SMP 9 kepala sekolah
Untuk pelaksanaan pelantikan tahap pertama pada Kamis (2/4/2026), dilakukan khusus bagi kepala sekolah yang masuk dalam kategori rotasi sebanyak 353 orang. Sementara itu, untuk 208 kepala sekolah hasil promosi akan dilaksanakan pada tahap berikutnya.
Joean menegaskan, rotasi-mutasi ini diharapkan tidak hanya menjadi yang terbesar secara jumlah, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mendorong reformasi birokrasi pendidikan yang lebih profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan di Karawang.
“Ini bukan sekadar rotasi terbesar, tapi langkah awal menuju tata kelola pendidikan yang lebih baik, profesional, dan berintegritas untuk menjadikan pendidikan Karawang yang lebih maju,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono