get app
inews
Aa Text
Read Next : Satresnarkoba Polres Karawang Ungkap Peredaran Sabu 120 Gram di Banyusari

Bencana Longsor di Karawang Akibatkan Akses Jalan Warga Mekarmulya Terputus

Rabu, 11 Februari 2026 | 20:41 WIB
header img
Bencana Longsor di Karawang Akibatkan Akses Jalan Warga Mekarmulya Terputus. (Foto : iNewskarawang.id/Nurul Rahma Amalia).

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dilanda longsor, akses jalan di Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang terputus. Peristiwa tanah longsor itu terjadi dua pekan lalu yang mengakibatkan akitivitas ratusan warga terganggu.

Sekretaris Desa Mekarmulya, Yusuf Tonjiri, mengatakan longsor terjadi di Dusun Mujiah RT 1 RW 1 dan Dusun Leuwisisir RT 3 RW 2. Dampak terparah terjadi di Dusun Mujiah karena material longsor memutus akses jalan warga secara total.

“Di Dusun Mujiah terjadi longsor yang menyebabkan jalan terputus total. Warga sama sekali tidak bisa melintas karena badan jalan ambles,” ujar Yusuf, Rabu,(11/2/2026).

Dia menjelaskan, dampak longsor di Dusun Mujiah mencapai 258 kepala keluarga, 208 rumah dan 715 jiwa.

“Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas warga, baik untuk bekerja, sekolah, maupun kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Sementara di Dusun Leuwisisir, longsor tidak sampai memutus akses jalan, namun tetap berdampak pada permukiman. Hingga kini tercatat dua rumah warga terdampak.

“Untuk di Leuwisisir, akses jalan masih bisa digunakan, tetapi ada dua rumah yang terdampak longsor dan perlu penanganan,” jelasnya.

Yusuf menambahkan, panjang titik longsor di masing-masing dusun diperkirakan mencapai sekitar 100 meter.

Pemerintah desa bersama masyarakat telah melakukan penanganan darurat secara swadaya, termasuk menggunakan anggaran desa untuk perbaikan sementara di lokasi terdampak.

“Kami bersama warga bergerak cepat melakukan penanganan sementara agar kondisi tidak semakin parah,” ungkap Yusuf.

Namun, untuk penanganan permanen, pihak desa menilai perlu keterlibatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) karena lokasi longsor berada di area yang menjadi kewenangan instansi tersebut.

“Pengajuan ke BBWS sudah lama kami sampaikan. Kami berharap segera ada tindak lanjut dengan pemasangan pancang permanen agar longsor tidak semakin melebar,” tegasnya.

Pemerintah desa berharap penanganan segera direalisasikan guna mencegah longsor meluas dan mengancam keselamatan warga. Warga di wilayah rawan juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami mengimbau warga tetap waspada, apalagi saat hujan deras karena kondisi tanah masih labil,” pungkas Yusuf.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut