get app
inews
Aa Text
Read Next : Solusi Sehat Mama Muda Nikita Willy, Masak Nasi Low Sugar dengan Rice Cooker Terbaru

Karawang Siaga Bencana! 13 Kecamatan Tergenang Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 20:54 WIB
header img
Karawang Siaga Bencana! 13 Kecamatan Tergenang Banjir. Foto : iNewskarawang.id/Iqbal Maulana Bahtiar

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Bencana banjir mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang pada Minggu (18/1/2026). Genangan air meluas di berbagai kecamatan dan berdampak signifikan terhadap permukiman warga.

Berdasarkan data BPBD Karawang, banjir tercatat terjadi di 20 desa dan kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Usep, mengatakan banjir berdampak pada 2.075 kepala keluarga (KK) atau 6.596 jiwa, termasuk 98 balita dan 77 lansia. Selain itu, sebanyak 1.677 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian muka air bervariasi antara 10 hingga 100 sentimeter.

“Assessment sudah dilakukan, dan kami juga telah melakukan penanganan banjir dengan penyedotan air menggunakan mesin pompa di beberapa titik,” kata Usep. Minggu,(18/1/2026)

Usep juga memaparkan sejumlah wilayah yang terdampak banjir yakni, Wilayah terdampak meliputi Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat; Desa Wadas dan Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur; Desa Ciptasari dan Mulangsari, Kecamatan Pangkalan; Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar; Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek; Desa Kutamakmur, Kecamatan Tirtajaya; Desa Pancawati, Kecamatan Klari.

Kemudian, Desa Panyingkiran, Kecamatan Rawamerta; Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur; Kelurahan Adiarsa Barat, Tanjungmekar, dan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat; Desa Pulojaya, Kecamatan Lemahabang; Desa Kampungsawah dan Medangasem, Kecamatan Jayakerta; serta tiga desa di Kecamatan Rengasdengklok.

Ia menjelaskan, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi di wilayah hulu yang menyebabkan meluapnya sejumlah sungai, di antaranya Sungai Citarum, Sungai Cibeet, dan Sungai Ciwadas. Kondisi drainase yang belum optimal turut memperparah genangan air di kawasan permukiman.

"Untuk status bencana saat ini masih siaga bencana. Kalau meningkat terus setelah dirapatkan bisa jadi meningkat Tanggap Bencana," ungkapnya.

Usep menambahkan, BPBD Karawang bersama TNI, Polri, serta pemerintah desa dan kecamatan setempat telah melakukan evakuasi terhadap warga terdampak serta menyalurkan bantuan logistik secara bertahap.

“Kami masih melakukan assessment lanjutan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dan menyiagakan tim guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air,” ujarnya.

BPBD Karawang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

"tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut