Tahun Ini Pemkab Karawang Bakal Bangun 2 SMP Baru
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang berencana membangun dua Unit Sekolah Baru (USB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada tahun anggaran 2026. Pembangunan tersebut akan difokuskan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Jayakerta.
Hal tersebut disampaikan Bupati Karawang, Aep Syaepuloh usai meninjau rehabilitasi gedung SDN Dawuan Tengah I bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Kapolres Karawang, Kamis (15/1/2026).
“Untuk wilayah Majalaya sama di Jayakerta. Kami akan bangun unit sekolah baru (USB). pembangunan USB menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan sekolah serta memudahkan akses pendidikan bagi masyarakat,” ujar Bupati Aep.
Namun demikian, Bupati Aep mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan USB masih harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, terutama setelah adanya pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp700 miliar lebih.
“Kemarin ada potongan TKD juga, jadi kami harus betul-betul memilah dan memilih dulu. Tapi Insya Allah untuk tahap berikutnya, 2027 akan kita perluas pembangunan USB, salah satunya mungkin nanti di Kecamatan Purwasari,” katanya.
Aep menjelaskan, pada tahun ini Pemkab Karawang memfokuskan pada proses pengurusan lahan untuk pembangunan unit sekolah baru.
Lahan yang akan digunakan rencananya berasal dari tanah fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) di kawasan perumahan yang memiliki luas memadai.
“Tahun sekarang kita urus tanahnya. Di situ ada tanah fasos-fasum yang memang lahannya luas. Kemarin saya sudah sampaikan ke bagian aset supaya perumahan itu segera menyerahkan ke kita. Surat-suratnya diurus, nanti akan kita serahkan ke Disdikbud,” jelasnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Karawang menargetkan proses administrasi dan legalitas lahan dapat rampung lebih cepat, sehingga pembangunan fisik sekolah bisa segera direalisasikan pada tahap berikutnya.
Pembangunan dua USB SMP di Majalaya dan Jayakerta ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses pendidikan yang lebih merata, sekaligus mengurangi kepadatan siswa di sekolah-sekolah negeri yang sudah ada.
Selain itu, Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah menjelaskan, pada tahun 2026 ini Pemkab Karawang akan mengalokasikan anggaran hampir Rp91 miliar untuk rehabilitasi sekolah serta penyediaan fasilitas penunjang lainnya.
Anggaran tersebut akan difokuskan untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi kecamatan Rengasdengklok, Kutawaluya, Rawamerta, Jayakerta dan Cilebar, mencakup perbaikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) serta penyediaan fasilitas penunjang pendidikan lainnya.
“Sisanya sekitar 30 persen atau kurang lebih Rp27 miliar kami sebar ke seluruh dapil. Sesuai arahan pak Bupati, pola penanganan sekolah memang difokuskan per dapil secara bertahap. Tahun ini Dapil II, sebelumnya Dapil III, dan akan berlanjut ke dapil lainnya. Targetnya, 5 tahun masa kepemimpinan Bupati Aep dan Wabup Maslani tuntas, tidak ada lagi sekolah yang rusak," tegas Wawan.
Wawan menuturkan, prioritas diberikan kepada wilayah yang kondisi sekolahnya paling membutuhkan perbaikan, terutama di Dapil II, III, dan IV. Sementara dapil lainnya dinilai relatif lebih baik menyusul.
Editor : Frizky Wibisono