Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mediasi Buntu, Perkara Warisan Dua Anak Yatim Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Advertisement . Scroll to see content

Sidang Pemalsuan Surat Waris Ibu dan Anak Kandung Ditunda

Rabu, 25 September 2024 | 13:24 WIB
  • author Frizky Wibisono
Sidang Pemalsuan Surat Waris Ibu dan Anak Kandung Ditunda
Korban pemalsuan tanda tangan Stephanie dan Kuasa Hukumnya saat menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Karawang. (Foto : iNewskarawang.id/Frizky Wibisono)

KARAWANG, iNewskarawang.id - Sidang lanjutan perkara pemalsuan tandatangan dengan terdakwa Kusumayati melawan anak kandungnya Stephanie dengan agenda pembacaan tuntutan ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Karawang, Rabu (25/9/24). 

Alasan penundaan karena jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat belum siap. Akibat penundaan itu ratusan pengunjung yang sudah menunggu sejak pagi hingga siang terlihat kecewa.

Saat sidang dibuka oleh Ketua Majelis Hakim PN Karawang, Nelly Andriani, mengatakan agenda sidang hari ini adalah pembacaan tuntutan. Hakim menanyakan apakah jaksa sudah siap. Namun jaksa Karina mengatakan jika kejaksaan belum siap membacakan tuntutan terhadap terdakwa Kusumayati. "Karena belum siap maka sidang ditunda minggu depan," kata Nelly Andriani.

Sementara itu ketika dikonfirmasi jaksa penuntut umum Kejati Jabar Sukanda mengatakan jika tim JPU belum siap untuk membaca tuntutan. Setelah semua berkas tuntutan selesai baru akan dibacakan di persidangan. "Belum siap nanti kalau sudah siap kita bacakan," kata Sukanda.

Perkara pemalsuan surat waris terdakwa Kusumayati menarik perhatian masyarakat. Sejak pagi ratusan pengunjung sidang sudah berdatangan. Namun saat persidangan dibuka hakim malah menunda persidangan hingga pekan depan.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut