Kisah Inspiratif, Anak Tukang Cleaning Service Menjadi Wisudawan Terbaik UBP Karawang

Muhtar Galuh Ardian
.
Minggu, 19 Desember 2021 | 15:01 WIB
Rofiqoh Robiatu Solekha mencuri perhatian khalayak setelah sukses menyandang gelar sarjana pendidikan, anak dari seorang cleaning service menjadi wisudawan terbaik.

KARAWANG, iNews.id - Cerita Rofiqoh Robiatu Solekha mencuri perhatian khalayak setelah sukses menyandang gelar sarjana pendidikan. Pasalnya, anak dari seorang cleaning service tersebut juga menjadi wisudawan terbaik.

Ropiqoh berhasil lulus sarjana dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84 di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Buana Perjuangan Karawang.

Prestasinya disambut derai air mata yang mengiringi kedua orangtuanya. Siti Een Nurhaeni (55) mengaku, merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh anaknya.

"Alhamdulillah puji syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, saya selalu berdo'a untuk anak-anak saya agar kelak hidupnya bisa lebih baik dari kedua orangtuanya," lirihnya. Minggu, (19/12).

Sejak kuliah, lanjut Siti, selain membayar biaya kuliah. Ropiqoh juga harus berjuang lebih ekstra untuk membantu menghidupi kedua orangtuanya. Karena, Siti yang semula bekerja sebagai cleaning service, pada tahun 2019 kena PHK.

Kemudian, Siti juga tidak mau terlalu memberatkan tanggungan Ropiqoh dan Ahmad Junaedi (53) selaku tulang punggung keluarga, ia memilih berjualan es mambo untuk membantu pendapatan keluarga.

"Ropiqoh ini anak pertama dari 3 bersaudara, saya usai di PHK, dengan modal seadanya berjualan es mambo di rumah, ya walaupun hasilnya tidak seberapa tapi minimal bisa membantu menghidupi keluarga," ungkapnya.

Sementara, sang ayah dari Ropiqoh, Ahmad Junaedi hanya bekerja serabutan, ia juga seorang Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM).

Berlatarbelakang dari keluarga yang kurang mampu, Ropiqoh mengatakan, tidak menjadi tolak ukur untuk menyurutkan semangat Ropiqoh dalam menimba ilmu.

Kata dia, di tahun 2019 dirinya sempat terancam tidak bisa melanjutkan studi S-1 PPKn di UBP karena keterbatasan ekonomi yang dialami keluarganya saat kontrak kerjanya di salah satu perusahaan telah habis.

Namun beruntung, kata Ropiqoh, ia mendapatkan beasiswa dari Pemkab melalui program Karawang Cerdas.

"Dulu tahun 2019, saat saya menginjak semester 5 sempat mau berhenti karena saya habis kontrak, saya terselamatkan beasiswa dari Pemkab Karawang, sehingga saya bisa menyelesaikan studi S-1," jelasnya

Usai prosesi Wisuda, Ropiqoh pun dibanjiri ucapan selamat dari teman, kerabat dan termasuk rektor UBP Karawang, Prof. Dedi Mulyadi. 

"Saya ucapkan selamat untuk Wisudawan terbaik yang merupakan lulusan dari Program Studi PPKn, yakni saudari Ropiqoh," tutur Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi Mulyadi, Ropiqoh merupakan salah satu lulusan terbaik dengan nilai IPK 3,84 dari 647 wisudawan di 10 Program Studi yang ada di Universitas Buana Perjuangan Karawang.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Berita iNews Karawang di Google News

Bagikan Artikel Ini