Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Subianto Minta Waktu Buktikan 3-4 Tahun Bisa Berikan Kesejahteraan bagi Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Idealnya 3 Paslon Capres-Cawapres Paling Banyak di Pilpres 2024, Sebut PDIP

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:15 WIB
  • author Felldy Utama/net Jakarta
Idealnya 3 Paslon Capres-Cawapres  Paling Banyak di Pilpres 2024, Sebut PDIP
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto (foto: MPI/ Felldy)

Idealnya paling banyak tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berkontestasi dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkapkan hal itu saat disinggung apakah PDI-Perjuangan akan maju sendiri tanpa harus berkoalisi dengan parpol manapun di Pilpres 2024.

Tentunya partai besutan Megawati Soekarnoputri itu satu-satunya partai yang bisa memenuhi syarat ambang batas presiden (presidential treshold) sebesar 20%.

Menurut Hasto, mengingat syarat-syarat menang pemilu tidak mudah, karena itu basis legitimasi seorang pemimpin nasional kita

"Ttentu paling ideal itu 2 paslon atau 3 paslon paling banyak," kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu (31/7/2022).

Hasto mengisyaratkan, partainya akan tetap membentuk koalisi bersama parpol lain. Menurutnya, PDIP akan terus mengedepankan semangat gotong royong.

"PDIP mengedepankan semangat gotong royong untuk bangsa dan negara," ujarnya.

Kendati demikian, bersama partai politik mana PDIP akan membangun kerja sama tersebut, Hasto belum ingin mengungkapnya lebih jauh. Akan tetapi, PDIP akan tetap mengikuti perkembangan politik secara terus menerus.

"Sehingga hal-hal seperti itu yang terus menerus kami cermati, kita simulasikan tergantung konteks sosial dan politik yang tidak terlepas dari dinamika politik internasional. Yang jelas kita ingin pemilu itu efisien, efektif, dan mampu melahirkan sosok pemimpin nasional yang hebat," pungkasnya.

Editor: Boby

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut