KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) dimanfaatkan mahasiswa internasional untuk mengejar cita-cita sekaligus memperluas pengalaman akademik dan budaya.
Salah satunya Muhammad Faisal Kabir, mahasiswa asal Azad Jammu and Kashmir, Pakistan. Ia memilih melanjutkan pendidikan di Program Studi S1 Hukum di UNSIKA setelah mendapatkan kesempatan beasiswa.
Faisal mengatakan, sejak duduk di kelas 6, dirinya telah bercita-cita menjadi seorang pengacara. Ia ingin menggunakan ilmu hukum yang diperolehnya untuk mendorong perdamaian, keadilan, dan kesetaraan di daerah asalnya.
"Ketika saya kelas 6, itu adalah impian saya bahwa saya ingin menjadi pengacara hebat," kata Faisal, Selasa (1/9/2026).
Menurut Faisal, beasiswa menjadi faktor penting yang membuatnya dapat melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Ia mengaku bersyukur mendapat kesempatan belajar di Indonesia.
"Tanpa beasiswa, tidak mungkin bagi saya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang hukum," ujarnya.
Faisal berharap ilmu dan pengalaman yang diperolehnya selama kuliah di Indonesia dapat dibawa pulang ke negaranya. Ia ingin berkontribusi sebagai pengajar maupun pelatih serta turut mendorong perdamaian dan keadilan di Azad Jammu and Kashmir.
Selain Faisal, mahasiswa internasional lainnya, Hadia Nasiri, asal Afghanistan juga memilih UNSIKA untuk melanjutkan pendidikan di Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Hadia mengatakan, salah satu alasan memilih Indonesia karena merasa nyaman dengan lingkungan sosial dan budaya yang ada. Menurutnya, masyarakat Indonesia yang ramah membuatnya lebih mudah beradaptasi selama berada di Karawang.
Ia juga tertarik dengan kesempatan mempelajari berbagai bahasa selama berada di UNSIKA. Selain itu, fasilitas olahraga yang tersedia di kampus menjadi salah satu hal yang membuatnya tertarik.
"Saya sangat bersemangat ketika mendengar universitas ini memiliki berbagai olahraga seperti basket, tenis, bulu tangkis, dan sepak bola," katanya.
Hadia juga mengaku senang dapat berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan latar belakang budaya. Menurutnya, kegiatan penyambutan mahasiswa internasional menjadi kesempatan untuk mengenal makanan, budaya, dosen, serta mahasiswa UNSIKA.
Bagi Hadia, kesempatan melanjutkan pendidikan di UNSIKA menjadi hal penting karena pendidikan tinggi di negara asalnya tidak selalu mudah untuk diakses.
"Saya berharap bisa berhasil di universitas ini dan menjadi perempuan yang kuat," ujarnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
