Kemarau Ekstrem Picu Krisis Air Bersih di Karawang, 12.884 Warga Terdampak

Iqbal Maulana Bahtiar
Kemarau Ekstrem Picu Krisis Air Bersih di Karawang, 12.884 Warga Terdampak. Foto : iNewskarawang.id/Iqbal Maulana Bahtiar

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 12.884 jiwa atau 4.244 kepala keluarga (KK) terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang.

Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Usep, mengatakan hingga Selasa (4/8/2026) pukul 11.00 WIB, terdapat 12 desa di lima kecamatan yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

“Musim kemarau menyebabkan sejumlah wilayah mengalami krisis air bersih. Kami terus melakukan pendataan dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi melalui distribusi secara bertahap,” ujar Usep. Rabu,(5/8/2026).

Lima kecamatan yang terdampak meliputi Kecamatan Pangkalan dengan Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana, Ciptasari, dan Medalsari. Kemudian Kecamatan Tegalwaru meliputi Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng.

Selanjutnya, Kecamatan Ciampel mencakup Desa Mulyasejati, Kutanegara, dan Parungmulya. Sementara Kecamatan Telukjambe Barat terdapat Desa Wanakerta, serta Kecamatan Telukjambe Timur meliputi Desa Sukaluyu dan Puserjaya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Karawang telah mendistribusikan air bersih bekerja sama dengan berbagai instansi, dunia usaha, dan relawan.

Usep menjelaskan, BPBD Karawang telah menyalurkan sebanyak 237.000 liter air bersih. Selain itu, kolaborasi bersama Perumdam, BBWS, PMI, Rumah Harapan, Baznas Karawang, Kawasan KIM, Kawasan Artha Graha, Relawan Gesit, Relawan Sahabat Kemanusiaan, dan Relawan Karawang Peduli turut mendistribusikan 312.000 liter air bersih.

“Dengan dukungan seluruh stakeholder, total distribusi air bersih yang telah disalurkan kepada masyarakat mencapai 549.000 liter. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar kebutuhan air bersih warga terdampak dapat terpenuhi selama musim kemarau masih berlangsung,” kata Usep.

BPBD Karawang mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network