Gandeng Karawang Peduli, Mahasiswa Gelar Kampanye Pilah Sampah dan Bersih-bersih Karangpawitan

Iqbal Maulana Bahtiar
Gandeng Karawang Peduli, Mahasiswa Gelar Kampanye Pilah Sampah dan Bersih-bersih Karangpawitan. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang kelurahan Karangpawitan bersama komunitas Karawang Peduli menggelar aksi bersih lingkungan dan edukasi pengelolaan sampah.

Kegiatan yang berfokus di sekitat Lapangan Karangpawitan itu diawali dengan orasi publik yang disampaikan mahasiswa KKN untuk mengedukasi masyarakat mengenai dampak kebiasaan membuang sampah sembarangan. 

Dalam orasi tersebut, mahasiswa mengingatkan bahwa sampah yang dibuang ke jalan maupun saluran air dapat memicu pencemaran lingkungan hingga meningkatkan risiko banjir saat musim hujan.

Ketua KKN UBP Karawang Kelurahan Karangpawitan, Fatwa Farel, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar memenuhi program kerja mahasiswa, tetapi menjadi upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kami ingin mengajak masyarakat mulai mengubah kebiasaan. Sampah bukan hanya dibuang, tetapi harus dipilah dan diolah. Lingkungan yang bersih akan terwujud jika setiap orang memiliki kepedulian dan merasa bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkannya,” kata Fatwa. Senin,(3/8/2026).

Bukan hanya mahasiswa, Sejumlah warga ikut bergabung bersama relawan untuk mengikuti aksi bersih-bersih di sepanjang jalan protokol Karangpawitan.

Usai penyampaian edukasi, mahasiswa KKN, Karawang Peduli, dan masyarakat bergotong royong memungut sampah yang berserakan disekitar Lapangan Karangpawitan dan Mesjid Al Jihad. 

Perwakilan Karawang Peduli, Pajrus, berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Kolaborasi ini harus menjadi awal perubahan. Kami berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, apalagi membakarnya di lingkungan permukiman. Sampah sebaiknya dipilah, didaur ulang jika memungkinkan, atau dibuang ke tempat pengelolaan yang telah disediakan agar tidak menimbulkan pencemaran udara maupun gangguan kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau komunitas. Perubahan hanya akan terjadi jika masyarakat menjadikan kebiasaan memilah dan mengelola sampah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan evaluasi bersama dan ramah tamah antara mahasiswa KKN, Karawang Peduli, serta warga setempat. 

"Selain mengurangi risiko banjir dan pencemaran, kebiasaan mengelola sampah sejak dari rumah juga dinilai mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir serta mencegah praktik pembakaran sampah yang dapat mencemari udara dan membahayakan kesehatan masyarakat," tukasnya.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network