KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan SDN Adiarsa Timur I akan direlokasi ke lahan milik pemerintah daerah setelah puluhan tahun terkendala status lahan wakaf.
Lokasi baru sekolah tersebut disiapkan di Jalan Surotokunto, Kampung Rawa Gabus, Desa Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, tepatnya di belakang kantor LDII. Relokasi mulai dipersiapkan tahun ini sebagai solusi jangka panjang agar sekolah memiliki fasilitas yang lebih layak.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah mengatakan, selama ini pembangunan fisik sekolah terkendala karena lahan SDN Adiarsa Timur I bukan aset pemerintah daerah.
“Karena lahannya masih wakaf dan bukan aset pemerintah daerah, tentu ada keterbatasan dalam penganggaran pembangunan fisik. Maka solusi yang sedang kami siapkan adalah relokasi ke lahan milik Pemda di wilayah Surotokunto,” ujar Wawan, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, lahan yang telah disiapkan dinilai lebih representatif untuk pembangunan sekolah baru. Saat ini, Disdikbud masih mematangkan tahapan administrasi dan perencanaan teknis sebelum relokasi direalisasikan.
“Kami ingin anak-anak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak. Lokasi baru sudah disiapkan, tinggal proses lanjutan seperti perencanaan pembangunan dan penganggaran,” katanya.
Wawan menegaskan, relokasi menjadi langkah penting mengingat kondisi SDN Adiarsa Timur I yang dinilai sudah mendesak untuk dipindahkan.
“Kami berharap prosesnya berjalan lancar agar anak-anak bisa belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan memiliki fasilitas yang lebih baik,” pungkasnya.
Rencana relokasi tersebut disambut positif pihak sekolah. Kepala SDN Adiarsa Timur I, Aas, mengatakan selama lebih dari 42 tahun sekolah menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan berbagai keterbatasan akibat status lahan wakaf.
“Informasi mengenai rencana relokasi ini tentu menjadi harapan positif bagi seluruh warga sekolah,” ujar Aas.
Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah, masyarakat, dan media yang selama ini ikut mendorong perhatian terhadap kondisi sekolah.
Meski begitu, pihak sekolah masih menunggu kepastian resmi terkait mekanisme dan tahapan relokasi yang akan dilakukan pemerintah daerah.
“Kami berharap rencana tersebut benar-benar direalisasikan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik dan masyarakat sekitar,” tandasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
