Punkesmas, Band Punk Karawang Angkat Satir Politik dengan Gaya Jenaka

Iqbal Maulana Bahtiar
Punkesmas, Band Punk Karawang Angkat Satir Politik dengan Gaya Jenaka. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Skena musik Karawang kedatangan pendatang baru yang langsung mencuri perhatian. Kuartet punk bernama Punkesmas hadir membawa kritik sosial dan politik dengan balutan musik cepat, kasar, namun jenaka.

Nama Punkesmas sendiri merupakan akronim dari Punk Kesehatan Masyarakat. Meski terdengar seperti istilah medis, band ini tidak berbicara soal kesehatan secara harfiah. Mereka menggunakan istilah tersebut sebagai metafora untuk menggambarkan kondisi sosial masyarakat yang dinilai sedang “sakit”.

Band ini digawangi oleh Eris Ristendi (gitar), Fahri Bajili (drum), Bayu Guntara (vokal), dan Komarudin (bass). Mereka lahir dari keresahan terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi, khususnya di Karawang.

Sebagai daerah industri yang juga dikenal sebagai lumbung padi, Karawang dinilai menyimpan banyak kontradiksi. Mulai dari persoalan buruh dengan upah rendah, kerusakan lingkungan akibat tambang, hingga nasib petani yang kerap terabaikan.

“Banyak potret sosial yang perlu disuarakan. Dari buruh, lingkungan, sampai petani. Itu yang kami tuangkan jadi energi kritik lewat musik,” ujar Bayu, vokalis Punkesmas.

Sebagai langkah awal, Punkesmas langsung merilis tiga single, yakni “Awas Ada Tai”, “Belajar Berhitung”, dan “Negaraku”. Lewat lagu-lagu tersebut, mereka menyampaikan kritik terhadap kondisi ekonomi dan kebijakan publik dengan gaya bahasa yang sederhana, lugas, dan satir.

Secara musikal, Punkesmas mengusung karakter punk klasik dengan tempo cepat, distorsi gitar yang tajam, serta lirik yang kuat dan langsung pada inti persoalan.

Pendekatan mereka terbilang berbeda. Alih-alih terdengar menggurui, Punkesmas justru menyampaikan kritik dengan cara yang ringan dan menghibur, sehingga mudah diterima oleh pendengar.

Kehadiran Punkesmas menegaskan bahwa musik punk masih menjadi medium efektif untuk menyuarakan realitas sosial, khususnya di tingkat akar rumput.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network