Didukung NLR dan TLMA, Karawang Jadi Fokus Penanganan Kusta

Nurul Rahma Amalia
Didukung NLR dan TLMA, Karawang Jadi Fokus Penanganan Kusta. (Foto : iNewskarawang.id/Nurul Rahma Amalia).

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Netherlands Leprosy Relief (NLR) bersama The Leprosy Mission Australia (TLMA) menggelar Workshop Kusta bagi Dokter Puskesmas dan Klinik Swasta di Mercure Hotel Karawang, Sabtu (11/4/2026).

Project Officer NLR, Alfa Khoirun Nisa, mengatakan program ini merupakan tahap kedua kerja sama NLR dan TLMA dengan dukungan pendanaan dari Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Pemerintah Australia. Selain Karawang, program juga dilaksanakan di Kabupaten Kuningan, sementara proyek sebelumnya telah dijalankan di Kuningan dan Bekasi selama tiga tahun.

“Karawang dipilih karena memiliki beban kusta yang cukup tinggi serta dukungan dari pemerintah daerah. Sebelum pelaksanaan, kami juga melakukan baseline atau penelitian awal dan audiensi dengan Dinas Kesehatan setempat,” ujar Alfa.

Alfa menjelaskan, program CoZLP memiliki tiga fokus utama, yakni penguatan kebijakan pemerintah daerah, peningkatan pengobatan dan pencegahan melalui kemoprofilaksis dengan melibatkan tenaga kesehatan dan kader, serta pengurangan stigma terhadap Orang yang Pernah Mengalami Kusta (OYPMK).

Workshop ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari 50 dokter puskesmas dan 50 dokter klinik swasta. Kurniasih berharap para peserta dapat berperan aktif dalam deteksi dini dan penanganan kasus kusta sehingga target eliminasi pada tahun 2030 dapat tercapai.

Sementara itu, Senior Program Officer TLMA, Andrew Newmarch, yang melakukan kunjungan monitoring ke Indonesia, menyampaikan bahwa kedatangannya bertujuan meninjau pelaksanaan program di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan Yayasan NLR dan pemerintah daerah.

“Proyek ini dimulai pada Juli 2025 dan akan berlangsung selama lima tahun di Karawang, Kuningan, dan Bekasi. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan dengan baik serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah,” kata Andrew.

Ia menambahkan, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat ketiga jumlah kasus kusta tertinggi di dunia setelah India dan Brasil, dengan lebih dari 10.000 kasus baru setiap tahunnya. Meski angkanya menunjukkan tren penurunan, percepatan penanganan tetap diperlukan.

Andrew juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan menjadi kunci dalam meningkatkan deteksi dini, pengobatan, serta mengurangi stigma terhadap penyintas kusta.

Melalui program ini, NLR dan TLMA menargetkan penurunan angka penularan kusta serta terwujudnya Indonesia bebas kusta atau Zero Leprosy.

Editor : Frizky Wibisono

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network