NEW YORK, iNewsKarawang.id - China berpotensi besar memveto voting terkait pengamanan jalur perairan Selat Hormuz pada Sabtu (4/4/2026).
Dewan Keamanan PBB akan menggelar voting sedianya digelar pada Jumat, namun ditunda sehari.
Sebanyak 15 anggota Dewan Keamanan PBB dijadwalkan memberikan suara untuk mengadopsi atau tidak draf resolusi yang diajukan Bahrain. Isinya bertujuan untuk melindungi pelayaran komersial di jalur air penting tersebut.
Kantor berita Associated Press melaporkan, di antara isi draf resolusi adalah mengizinkan negara-negara menggunakan semua cara defensif yang diperlukan guna melindungi pelayaran komersial masing-masing.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
