Pesawat yang hancur total itu disebut milik skuadron Lakenheath, dengan bukti foto puing ekor bersimbol Angkatan Udara AS yang dirilis oleh PressTV.
Meskipun nasib pilot belum dipastikan, ada kemungkinan pilot sempat menyelamatkan diri sebelum pesawat menghantam tanah.
IRGC menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan klaim Amerika Serikat mengenai kehancuran pertahanan udara Iran tidak benar dan menunjukkan kecanggihan teknologi militer yang dimiliki Teheran saat ini.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
