TEHERAN. iNewsKarawang.id — Iran kembali mengklaim telah menembak jatuh jet tempur F-35 milik Amerika Serikat di wilayah Iran tengah pada Jumat, 3 April 2026.
Peristiwa ini disebut sebagai jatuhnya jet kedua dalam kurun waktu 24 jam setelah insiden sebelumnya di Pulau Qeshm, Selat Hormuz.
Korps Garda Revolusi Islam menyatakan bahwa sistem pertahanan udara baru mereka berhasil mendeteksi dan mengunci pesawat siluman tersebut.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
