KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Rengasdengklok selama ini dikenal sebagai salah satu tempat bersejarah dalam perjalanan menuju kemerdekaan Indonesia. Nama Rumah Djiaw Kie Siong dan Tugu Kebulatan Tekad sering disebut ketika orang membicarakan Peristiwa Rengasdengklok.
Namun tak banyak yang tahu, di sudut kawasan itu berdiri sebuah bangunan tua yang juga menyimpan cerita penting tentang lahirnya semangat kemerdekaan yaknis, eks Kantor Kewedanaan Rengasdengklok.
Bangunan yang kini tampak sederhana tersebut pernah menjadi saksi momen bersejarah. Di tempat inilah, pada 16 Agustus 1945, bendera Jepang diturunkan dan Sang Saka Merah Putih dikibarkan oleh para pejuang.
Sejarawan Karawang, Dharma Gaotama, menjelaskan bahwa peristiwa itu merupakan bagian penting dari rangkaian sejarah menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
“Kalau bercerita tentang peristiwa Rengasdengklok, bukan hanya Rumah Djiaw Kie Siong dan Tugu Kebulatan Tekad saja. Kantor eks kewedanaan ini juga bagian penting karena di situlah berlangsung upacara bendera pertama,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Menurut Dharma, peristiwa tersebut berlangsung secara sederhana namun sarat makna. Saat itu para pejuang berhasil melucuti tentara Jepang yang masih berada di lokasi. Setelah itu, bendera Jepang diturunkan dan diganti dengan pengibaran bendera Merah Putih.
Momen tersebut menjadi simbol perlawanan sekaligus penegasan semangat kemerdekaan yang tengah berkobar di kalangan para pejuang.
Sayangnya, jejak sejarah itu belum banyak dikenal masyarakat. Banyak warga yang melintas atau tinggal di sekitar lokasi tanpa mengetahui bahwa bangunan tersebut merupakan salah satu situs cagar budaya di Karawang.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
