KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang menyiapkan sejumlah langkah penyesuaian rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama saat waktu ngabuburit.
Kepala Dinas Perhubungan Karawang, Muhana, mengatakan penertiban lalu lintas tidak hanya dilakukan pada momen Ramadan saja. Pasalnya, sejumlah titik di Karawang sudah tergolong sangat padat sehingga membutuhkan penanganan khusus.
Menurutnya, beberapa ruas jalan utama di Karawang telah berada pada tingkat kepadatan tinggi. Kondisi tersebut membuat Dishub harus melakukan penyesuaian sistem lalu lintas agar kemacetan dapat diminimalkan, khususnya pada jam-jam rawan.
“Penertiban sebenarnya tidak hanya pas bulan puasa saja. Karena di Karawang ini memang beberapa titik sudah crowded, bahkan sudah level enam ke atas, artinya sudah sangat padat. Nanti akan ada penyesuaian rekayasa lalu lintas,” ujarnya.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Jalan Tuparev. Dishub Karawang berencana melakukan perubahan pada median jalan di depan Holland Bakery yang kerap menjadi titik penyempitan arus kendaraan atau bottleneck.
Muhana menjelaskan, median jalan di lokasi tersebut akan dipotong untuk memperlancar arus lalu lintas. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, terutama saat masyarakat memadati kawasan tersebut menjelang waktu berbuka puasa.
“Di jalur Tuparev, khususnya di depan Holland Bakery, median jalan akan kita potong. Tujuannya agar tidak lagi menjadi titik kemacetan karena bottleneck,” jelasnya.
Dishub Karawang juga akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan di sejumlah ruas jalan lainnya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman selama Ramadan, khususnya pada sore hari saat aktivitas ngabuburit meningkat.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
