KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan perayaan Tahun Baru Imlek tetap digelar meskipun waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Namun, sejumlah rangkaian kegiatan akan disesuaikan guna menjaga kekhusyukan ibadah umat Muslim yang menjalankan puasa.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mengatakan masyarakat Tionghoa di Karawang tetap akan melaksanakan berbagai kegiatan perayaan seperti pawai dan pertunjukan barongsai. Meski demikian, pelaksanaannya akan dilakukan secara lebih sederhana dan terbatas.
“Perayaan Imlek tetap berjalan, termasuk pawai. Namun pelaksanaannya menyesuaikan karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan,” ujar Aep, Sabtu (14/2/2026).
Ia menjelaskan, perayaan Imlek tahun ini akan difokuskan pada komunitas lokal di Kabupaten Karawang tanpa melibatkan peserta dari luar daerah seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini hanya diikuti oleh komunitas Karawang saja, tidak mengundang peserta dari luar daerah seperti Surabaya atau Tangerang,” katanya.
Terkait agenda pertunjukan barongsai, Aep memastikan kegiatan tersebut tetap akan digelar oleh komunitas setempat dengan konsep yang lebih internal.
“Barongsai tetap ada, tetapi dilakukan secara internal oleh komunitas di Karawang,” tegasnya.
Pemkab Karawang berharap perayaan Imlek dapat berlangsung dengan penuh toleransi serta saling menghormati antarumat beragama. Penyesuaian kegiatan ini diharapkan mampu menjaga kondusivitas dan keharmonisan masyarakat di tengah momentum Ramadan.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
