KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Karawang menggelar kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) sebagai bagian dari program rutin tahunan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi pembina Pramuka di Kabupaten Karawang.
Kegiatan KML tersebut dilaksanakan mulai 27 Januari hingga 1 Februari 2026, dan diikuti oleh 54 peserta yang merupakan pembina Pramuka dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang berasal dari sejumlah kwartir ranting (kwarran) se-Kabupaten Karawang.
Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama berlangsung di BKPSDM Karawang dengan sistem menginap, karena rangkaian kegiatan berlangsung hingga malam hari.
Sementara tiga hari berikutnya akan dilaksanakan di lapangan terbuka, yang direncanakan berlokasi di kampus UNSIKA 2 dengan fokus pada kegiatan kepramukaan luar ruang (outdoor).
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Pendas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Yanto mengatakan, Disdikbud sangat mendukung penuh kegiatan KML yang digelar oleh Kwarcab Karawang.
Menurutnya, pramuka memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah.
“Pramuka sangat efektif dalam membentuk karakter peserta didik. Namun kuncinya ada pada pembina. Jika pembinanya berkualitas dan terus meningkatkan kompetensi, maka nilai-nilai karakter akan tersampaikan dengan baik kepada siswa,” ujar Yanto.
Yanto, kegiatan KML akan memperkuat jiwa kepramukaan bagi para pembina dan akan sangat berdampak besar kepada siswa dikarenakan kebijakan pendidikan menempatkan Pramuka sebagai kegiatan wajib di sekolah.
“Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar, pembina Pramuka harus adaptif. KML ini menjadi langkah konkret untuk memastikan pembina Pramuka di Karawang tetap profesional dan mampu menarik minat peserta didik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua harian Kwarcab Karawang, Muslih Hidayat menjelaskan, KML merupakan jenjang lanjutan setelah Kursus Pembina Dasar (KMD), yang wajib diikuti oleh para pembina yang ingin meningkatkan kualitas, wawasan, dan keterampilan kepramukaannya.
“Peserta KML ini adalah para pembina yang sebelumnya sudah mengikuti KMD dan telah beberapa tahun mengabdi. KML menjadi tahapan lanjutan untuk meningkatkan kualitas pembina agar lebih andal, tangguh, dan profesional,” ujar Muslih.
Materi yang diberikan dalam KML meliputi penguatan wawasan dan teori kepramukaan, peningkatan keterampilan teknis kepramukaan (tekpram) seperti sandi, semaphore, pemetaan, dan penggunaan kompas, hingga pengembangan kepemimpinan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya menjawab tantangan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan kepramukaan agar tetap relevan dengan kondisi global saat ini.
“Pramuka tidak akan tergerus oleh zaman. Justru melalui pembinaan yang tepat, Pramuka sangat efektif dalam membentuk karakter peserta didik,” tambahnya.
Dari total 30 kwartir ranting di Karawang, tercatat 17 kwarran mengirimkan peserta, dengan Kwarran Karawang Timur menjadi yang terbanyak dengan 26 peserta.
Kegiatan KML ini merupakan agenda rutin tahunan Kwarcab Karawang. Jika KMD diselenggarakan oleh kwartir ranting, maka KML menjadi tanggung jawab kwartir cabang sebagai tindak lanjut peningkatan kualitas pembina.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Karawang berharap kepramukaan di Kabupaten Karawang semakin berkembang dan diminati oleh generasi muda.
“Harapan kami, kepramukaan di Karawang semakin bergairah. Kuncinya ada pada peningkatan kualitas pembina, agar mampu menularkan semangat dan minat kepada peserta didik,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
