Sementara itu, Satgas Pendamping Pemerlu Kesejahteraan Sosial (PPKS) Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Esin, menyayangkan sikap pemerintah Desa Cilamaya yang dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab terhadap korban.
“Waktu korban masih di RSUD Karawang, pihak desa sempat janji mau datang jam 1 siang, tapi tidak datang. Katanya mau menjenguk ke RSUD Bayu Asih juga, tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ungkap Esin.
Ia berharap aparat kepolisian segera menindak para pelaku yang telah menganiaya R hingga koma.
“Kami berharap pelaku bisa diproses hukum dan bertanggung jawab atas perbuatannya. Polisi seharusnya sudah mengantongi nama-nama pelaku,” tegasnya.
Editor : Frizky Wibisono
Artikel Terkait
