Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Tersangka Kasus Mega Korupsi Karawang Dilimpahkan ke JPU
Advertisement . Scroll to see content

Kenalkan Huruf Hijaiyah Sejak Dini, Rencana Baca Tulis Al-Qur’an di Sekolah Disambut Positif Warga

Jum'at, 06 November 2026 | 20:00 WIB
  • author Gelar Maulana Media
Kenalkan Huruf Hijaiyah Sejak Dini, Rencana Baca Tulis Al-Qur’an di Sekolah Disambut Positif Warga
Rencana Pemkab Karawang memasukkan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an ke sekolah tingkat TK hingga SMP mendapat respons positif masyarakat. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memasukkan pembelajaran membaca dan menulis Al-Qur’an ke sekolah tingkat TK hingga SMP mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Program tersebut dinilai dapat memperkuat pendidikan karakter sekaligus meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami dasar-dasar baca tulis Al-Qur’an.

Salah seorang warga, Yudi Nurani, menilai rencana tersebut sebagai langkah positif di bidang pendidikan keagamaan. Menurutnya, pembelajaran baca tulis Al-Qur’an penting untuk mengatasi masih adanya siswa yang belum mengenal huruf hijaiyah.

“Ini terobosan yang baik di dunia pendidikan, khususnya pendidikan Islam. Harapannya, bisa membantu memberantas buta huruf Arab di kalangan pelajar,” ujar Yudi, Jumat (6/11/2026).

Ia berharap program tersebut tidak hanya menyasar peserta didik muslim, tetapi juga diikuti kebijakan pendidikan yang memberikan ruang pembelajaran sesuai kebutuhan siswa nonmuslim.

“Saya sangat setuju jika program ini benar-benar diterapkan. Namun, peserta didik nonmuslim juga harus mendapat perhatian agar pelaksanaannya tetap berimbang,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan warga lainnya, Rahmawati. Ia menilai pembelajaran baca tulis Al-Qur’an layak menjadi bagian dari kegiatan pendidikan di sekolah karena dapat membangun kemampuan keagamaan anak sejak dini.

“Bagus kalau dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Jadi, anak-anak bisa belajar sejak dini,” ungkapnya.

Sementara itu , Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah, mengatakan rencana program masih akan dibahas bersama para pemangku kepentingan.

Pembahasan meliputi penyempurnaan kurikulum, pengaturan jadwal, hingga penentuan metode pembelajaran agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan setiap satuan pendidikan.

“Kita akan diskusikan terlebih dahulu dengan para stakeholder, mulai dari penyempurnaan kurikulum, jadwal pelaksanaan, sampai metode pembelajaran Al-Qur’an yang paling tepat,” kata Wawan.

Ia menegaskan, persiapan tersebut diperlukan agar program tidak sekadar menjadi kegiatan tambahan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

“Harapannya, bisa ditemukan pola pembelajaran yang tepat sehingga program ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta didik,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengungkapkan, rencana tersebut muncul dari keprihatinan terhadap masih adanya siswa tingkat SMP yang belum menguasai dasar-dasar huruf hijaiyah.

Untuk merealisasikannya, Pemkab Karawang menyiapkan program baca tulis Al-Qur’an yang menyasar 853 SD, 90 SMP Negeri, serta jenjang TK di Kabupaten Karawang.

Pembelajaran tersebut direncanakan melalui skema muatan lokal atau ekstrakurikuler. 

Pemkab berharap program ini dapat meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sekaligus memperkuat pendidikan karakter peserta didik sejak usia dini.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut