Tak Perlu ke Kantor, Imigrasi Karawang Layani Pembuatan Paspor di Akhir Pekan
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Karawang kembali menghadirkan layanan penerbitan paspor di akhir pekan melalui program Pasporia. Kali ini, layanan tersebut digelar di Techno Mart Karawang, Sabtu (31/10/2026), dengan menyediakan 98 kuota permohonan.
Kepala Subseksi Verifikasi dan Adjudikasi Dokumen Perjalanan, Heru Al Zulkifli Aim, mengatakan pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi M-Paspor sejak Rabu (28/10/2026).
“Sebanyak 98 kuota antrean sudah kami buka sejak Rabu. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat antusias untuk mendaftar dan mengajukan permohonan paspor,” ujar Aim.
Menurutnya, Pasporia dihadirkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu mengurus paspor pada hari kerja. Terlebih, pelayanan kali ini dilaksanakan di pusat perbelanjaan sehingga lebih mudah dijangkau.
“Melalui Pasporia, masyarakat bisa mengurus paspor di luar hari dan jam kerja. Kami juga menghadirkan layanan di mal, bukan di kantor imigrasi, agar lebih memudahkan masyarakat,” jelasnya.
Aim menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda. Momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen Imigrasi Karawang dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah dan responsif.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Antusiasme juga terlihat dari respons para pemohon. Salah satunya Inggih, yang menilai proses pelayanan Pasporia berlangsung cepat dan tidak berbelit-belit, mulai dari antrean hingga pengambilan foto.
“Layanan Pasporia ini sangat membantu, khususnya bagi kami yang kesulitan mencari waktu luang pada hari kerja. Prosesnya cepat dan tidak berbelit-belit. Petugasnya juga ramah, sabar, serta informatif dalam memberikan arahan,” ungkap Inggih.
Melalui program Pasporia, Imigrasi Karawang berupaya memperluas akses pelayanan keimigrasian sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat dalam mengurus dokumen perjalanan.
Ke depan, inovasi pelayanan serupa diharapkan terus dilakukan agar layanan paspor semakin mudah dijangkau masyarakat.
Editor: Frizky Wibisono