Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menilik Program Dokter Desa di Karawang, Berikan Layanan Gratis hingga Jemput Bola ke Warga
Advertisement . Scroll to see content

Perkuat Pendidikan Karakter, Pemkab Karawang Siapkan Program Baca Tulis Al-Qur’an di Sekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:33 WIB
  • author Gelar Maulana Media
Perkuat Pendidikan Karakter, Pemkab Karawang Siapkan Program Baca Tulis Al-Qur’an di Sekolah
Pemkab Karawang berencana menerapkan program membaca dan menulis Al-Qur’an sebagai muatan lokal atau ekstrakurikuler di sekolah mulai awal 2027. Foto : Gelar Maulana Media

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) berencana menerapkan program membaca dan menulis Al-Qur’an di sekolah mulai awal 2027.

Program tersebut akan diterapkan melalui muatan lokal maupun kegiatan ekstrakurikuler dengan menyasar 853 Sekolah Dasar (SD), 90 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, serta Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, program ini merupakan upaya memperkuat pendidikan karakter sekaligus membentuk generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

“Ini langkah strategis untuk memperkuat karakter generasi muda. Kami ingin anak-anak Karawang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca, menulis, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Aep.

Dalam pelaksanaannya, Pemkab Karawang akan menggandeng sejumlah organisasi dan lembaga keagamaan, di antaranya BADQO, Lingkar Qur’an, JMQH, JQH, serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

Menurut Aep, keterlibatan berbagai lembaga tersebut diharapkan dapat memperkuat pendampingan kepada peserta didik dalam mempelajari Al-Qur’an sejak usia dini.

“Masih banyak generasi penerus bangsa yang perlu didampingi agar pandai membaca, menulis, dan mencintai Al-Qur’an,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah mengatakan, pihaknya akan melakukan pembahasan bersama para pemangku kepentingan sebelum program tersebut diterapkan.

Pembahasan mencakup penyempurnaan kurikulum, penyusunan jadwal pelaksanaan, hingga penentuan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Kita akan diskusikan dulu dengan para stakeholder, mulai dari penyempurnaan kurikulum, time schedule, hingga metode yang paling tepat dalam pembelajaran Al-Qur’an,” kata Wawan.

Ia menegaskan, persiapan tersebut diperlukan agar program dapat diterapkan secara terarah dan memberikan manfaat bagi peserta didik di setiap satuan pendidikan.

“Harapannya, bisa ditemukan pola pembelajaran yang tepat sehingga program ini berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik,” pungkasnya.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut