Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Warga Ciampel Karawang Diduga Keracunan Bahan Kimia, Anak dan Balita Ikut Terdampak

Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:56 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Puluhan Warga Ciampel Karawang Diduga Keracunan Bahan Kimia, Anak dan Balita Ikut Terdampak
Puluhan warga Kecamatan Ciampel dilarikan ke sejumlah rumah sakit setelah mengalami gejala diduga keracunan bahan kimia pada Kamis (29/10/2026) pagi. Foto : Iqbal Maulana Bahtiar

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Puluhan warga di dua desa di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala diduga keracunan bahan kimia pada Kamis (29/10/2026) pagi. 

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB itu diduga berkaitan dengan bau kimia menyengat yang tercium di sekitar PT Pindo Deli 2 yang lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga yang terdampak.

Warga terdampak berasal dari Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara. Sejumlah warga dilaporkan mengalami muntah-muntah hingga terjatuh saat berada di dalam rumah. Anak-anak, termasuk seorang balita, juga ikut terdampak.

Ketua RT 012 RW 05, Dusun Cidampa, Desa Kutanegara, Engkos, mengatakan suasana mendadak panik ketika bau menyengat tercium pada pagi hari. Warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya mengalami gangguan kesehatan.

“Sekitar pukul 05.00 WIB, warga pada berlarian. Ada juga yang masih di dalam rumah sampai jatuh dan muntah-muntah,” ujar Engkos saat dihubungi reporter inewskarawang.id, Kamis,(29/10/2026).

Menurut Engkos, bau menyengat tersebut bukan kali pertama dirasakan warga. Sepanjang tahun ini, kejadian serupa disebut sudah terjadi sekitar tiga kali.

“Sudah sering. Tahun ini saja sudah sekitar tiga kali. Kadang baunya hanya tercium, tetapi kadang sangat menyengat. Bahkan, yang sekarang ini sampai menimbulkan kabut putih di bantaran Sungai Kalimalang, wilayah Kutanegara,” ungkapnya.

Engkos mengatakan bau kimia pada Kamis pagi sempat sangat menyengat. Namun, kondisi berangsur membaik dan bau tidak lagi tercium sekuat sebelumnya.

“Sekarang sudah mulai tidak tercium. Paling tercium lagi kalau tertiup angin, tetapi tidak separah tadi pagi,” katanya.

Puluhan Warga Mendapat Penanganan Medis

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ciampel, Wiwi Widiani, mengatakan warga yang mengalami keluhan telah mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data yang disampaikan Wiwi, warga terdampak tercatat mendapatkan penanganan di beberapa lokasi, yakni RS Rosella sebanyak 33 orang, Klinik Intan Barokah satu orang, Klinik Mustika dua orang, observasi di UGD Puskesmas dua orang, serta Puskesmas Pembantu (Pustu) Kutamekar sebanyak 21 orang.

Selain itu, pelayanan di posko kesehatan masih berlangsung dengan jumlah warga yang tercatat sebanyak 21 orang.

Wiwi menjelaskan, tenaga kesehatan terus melakukan penanganan terhadap warga yang mengalami keluhan. Sebagian pasien diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

“Warga yang terdampak sudah mendapatkan penanganan medis. Sebagian di antaranya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik,” ujar Wiwi.

Untuk mengoptimalkan pelayanan, Puskesmas Ciampel juga membuka posko kesehatan di dua titik, yakni Posyandu Melati 1 Desa Kutamekar dan Puskesmas Pembantu Kutamekar.

“Posko tersebut disiapkan untuk melayani warga yang mengalami keluhan serta memantau kondisi kesehatan masyarakat setelah kejadian,” tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, Pihak PT Pindo Deli 2 belum memberikan keterangan terkait dugaan sumber bau kimia yang dikeluhkan warga maupun insiden yang menyebabkan puluhan warga mendapatkan penanganan medis.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut