Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Amazon dan Microsoft Berebut Ruang di Karawang, Nilai Investasi 6 Data Center Tembus Rp48,5 Triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:05 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Amazon dan Microsoft Berebut Ruang di Karawang, Nilai Investasi 6 Data Center Tembus Rp48,5 Triliun
DPMPTSP Karawang mencatat enam data center di tiga Pengelola kawasan industri dengan rencana investasi mencapai Rp48,5 triliun. Operasionalnya menggunakan sumber air yang dikelola kawasan. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang mengungkapkan terdapat enam data center yang tercatat di tiga Pengelola kawasan industri di Karawang, yakni KIIC, Suryacipta, dan Pertiwi Lestari.

Kepala DPMPTSP Karawang, Iwan Ridwan, mengatakan enam data center tersebut terdiri dari tiga fasilitas milik perusahaan penanaman modal asing (PMA) dan tiga fasilitas milik perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

“Di Karawang ada enam data center yang tercatat di tiga Pengelola kawasan industri, yakni KIIC, Suryacipta, dan Pertiwi Lestari,” kata Iwan.

Untuk kategori PMA, terdapat Microsoft Operations Indonesia di kawasan KIIC serta Amazon Data Services Indonesia yang tercatat di KIIC dan Suryacipta.

Sementara itu, kategori PMDN meliputi DCI Indonesia di Suryacipta, Datacenter Indonesia Sukses Makmur di Pertiwi Lestari, serta Cakra Wisesa Unggul Pratama yang juga berlokasi di Pertiwi Lestari.

Menurut Iwan, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Aktivitas Penyediaan Hosting.

Terkait kebutuhan air, Iwan menjelaskan bahwa operasional data center memang membutuhkan air. Namun, pasokan air yang digunakan berasal dari sumber yang dikelola langsung oleh pihak Pengelola kawasan industri.

“Dalam pengoperasiannya, data center memang mengonsumsi air. Namun, air yang digunakan berasal dari sumber air yang dikelola langsung oleh pihak kawasan industri,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan-perusahaan tersebut juga mencantumkan rencana nilai investasi dalam sistem Laporan Kegiatan Penanaman Modal ( LKPM)

Berdasarkan data yang disampaikan, Amazon Data Services Indonesia mencatat rencana investasi sebesar Rp20 triliun. DCI Indonesia merencanakan investasi Rp12 triliun, sedangkan Datacenter Indonesia Sukses Makmur sebesar Rp14 triliun.

Selanjutnya, Microsoft Operations Indonesia mencantumkan rencana investasi Rp2,5 triliun. Sementara itu, Cakra Wisesa Unggul Pratama mencatat rencana investasi sebesar Rp1,1 miliar.

“Nilai investasi tersebut merupakan rencana yang dimasukkan perusahaan ke dalam sistem Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),” kata Iwan.

Dengan demikian, total rencana investasi dari lima entitas perusahaan yang disebutkan mencapai sekitar Rp48,501 triliun. Angka tersebut merupakan rencana investasi dan tidak serta-merta menunjukkan nilai investasi yang telah direalisasikan.

Keberadaan enam data center tersebut menjadi bagian dari kegiatan usaha berbasis teknologi yang tercatat di kawasan industri Kabupaten Karawang.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut