Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Ketua DPR RI dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Karawang, Pastikan Tepat Sasaran

Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB
  • author Iqbal Maulana Bahtiar
Wakil Ketua DPR RI dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Karawang, Pastikan Tepat Sasaran
Wakil Ketua DPR RI dan Dirut Bulog Salurkan Bantuan Pangan di Karawang, Pastikan Tepat Sasaran. Foto : iNewskarawang.id/Iqbal Maulana Bahtiar

KARAWANG, iNEWSKarawang.idWakil Ketua DPR RI Saan Mustopa bersama Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyalurkan bantuan pangan komoditas beras kepada masyarakat di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jumat (18/9/2026).

Penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan alokasi Juli, Agustus dan September 2026. Kegiatan turut dihadiri Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama jajaran Forkopimda Karawang serta Kepala BULOG Karawang Rafki Ismael.

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengatakan bantuan pangan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan disalurkan melalui Perum BULOG dengan sasaran penerima yang telah ditetapkan pemerintah.

“Hari ini kami bersama Direktur Utama Perum BULOG memberikan bantuan pangan dari pemerintah yang disalurkan melalui BULOG. Khusus di Desa Karangligar, ada sekitar 370 masyarakat yang menerima manfaat,” ujar Saan.

Menurut Saan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi musim dan cuaca yang berpotensi memengaruhi kebutuhan pangan.

“Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama untuk mengantisipasi kondisi musim dan cuaca yang diprediksikan cukup panjang,” katanya.

Saan menambahkan, bantuan pangan beras diberikan sebanyak 10 kilogram per penerima setiap bulan. Untuk alokasi Juli, Agustus dan September, bantuan disalurkan sekaligus sehingga setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras.

“Bantuan beras ini diberikan 10 kilogram setiap bulannya. Untuk Juli, Agustus dan September diberikan sekaligus, sehingga masyarakat menerima 30 kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan penyaluran bantuan pangan dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, program bantuan pangan beras periode Juli-September 2026 menyasar sekitar 33,2 juta penerima manfaat secara nasional. Untuk Jawa Barat, jumlah penerima mencapai sekitar 6 juta lebih.

“Bantuan pangan dari pemerintah ini merupakan salah satu stimulus kepada masyarakat. Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang masuk desil 1 sampai desil 4,” ujar Ahmad Rizal.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan pada September ini merupakan alokasi tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus dan September, dengan total 30 kilogram beras per penerima.

“Bantuan pangan yang hari ini adalah untuk bulan Juli, Agustus dan September. Tiga bulan, jadi 30 kilogram hari ini,” katanya.

Ahmad Rizal memastikan bantuan pangan tersebut akan kembali disalurkan untuk periode Oktober, November dan Desember 2026.

“Masih ada lagi nanti bulan Oktober, November dan Desember. Tujuannya untuk meringankan beban masyarakat yang ada di bawah,” tuturnya.

Untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang berhak dan tidak diperjualbelikan, BULOG melakukan pengawasan bersama pemerintah daerah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Kami bersinergi dengan teman-teman Babinsa, Bhabinkamtibmas, termasuk dengan pemerintah daerah untuk selalu mengingatkan agar tidak ada upaya menjual produk-produk hasil bantuan pangan ini,” tegas Ahmad Rizal.

Ia menyebut hingga saat ini baru ditemukan satu kasus dugaan penjualan bantuan pangan oleh oknum di wilayah Cirebon.

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini baru satu oknum saja kemarin di Cirebon. Selama ini belum ada lagi,” ujarnya.

Ahmad Rizal juga menjelaskan adanya tambahan alokasi bantuan pangan untuk tiga bulan terakhir 2026. Tambahan tersebut mencakup periode Oktober, November dan Desember dengan jumlah penerima yang tetap.

“Alokasi tambahan yang disampaikan Bapak Presiden adalah untuk bulan Oktober, November dan Desember. Penerima manfaatnya sama, totalnya 33,2 juta penerima manfaat,” katanya.

Secara keseluruhan, Ahmad Rizal menyebut total bantuan pangan beras hingga Desember 2026 akan mencapai lebih dari 2,7 juta ton jika dihitung dari sejumlah periode penyaluran sepanjang tahun.

“Kalau diakumulasikan dari bantuan bulan Februari, Maret, kemudian Juli, Agustus, September, Oktober, November dan Desember, itu delapan bulan. Kalau dikalikan 33,2 juta penerima manfaat, hampir 2,7 juta ton,” jelasnya.

Di Karawang, penyaluran bantuan pangan beras menjadi bagian dari program pemerintah yang menyasar masyarakat penerima manfaat. 

Sebelumnya, Bapanas mencatat sebanyak 126.637 penerima bantuan pangan di Kabupaten Karawang mendapatkan alokasi beras untuk periode Juli-September 2026.

BULOG sendiri secara nasional mencatat penyaluran bantuan pangan terus dilakukan untuk memenuhi penugasan pemerintah. Hingga 16 September 2026, bantuan pangan periode Juli-September telah tersalurkan lebih dari 618 ribu ton.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut