Akeyla Jadi Inspirasi, Dewan Jabar Pipik Apresiasi Generasi Muda Karawang Lestarikan Batik Lokal
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Pipik Taufik Ismail, mengapresiasi konsistensi generasi muda Karawang dalam mengembangkan sekaligus mempromosikan batik Karawang hingga ke kancah internasional.
Salah satu sosok yang mendapat perhatian Pipik adalah desainer muda Akeyla Naraya. Di usianya yang baru 16 tahun, Akeyla telah menekuni dunia batik sejak berusia lima tahun dan beberapa kali membawa karya batik Karawang ke berbagai kegiatan di luar negeri.
Pipik menilai apa yang dilakukan Akeyla menjadi contoh bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke tingkat dunia.
“Pertama, sebelum bicara untuk pelestarian batik, saya mengapresiasi di mana Akeyla ini dari usia 5 tahun sudah memperlihatkan bakatnya,” ujar Pipik, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, konsistensi menjadi faktor penting dalam mengembangkan bakat. Ia berharap semangat tersebut dapat ditiru anak-anak muda Karawang lainnya.
“Ini merupakan sebuah contoh, ada anak yang konsisten. Dari kecil fokus, ini juga menjadi sebuah catatan bahwa fokus itu penting. Semua profesi, semua bakat kalau kita fokus terus, insya Allah banyak sekali,” katanya.
Pipik mengatakan, keberhasilan Akeyla membawa batik Karawang ke luar negeri bukan sekadar pencapaian pribadi. Menurutnya, setiap karya yang diperkenalkan di panggung internasional turut membawa identitas Karawang dan Jawa Barat.
“Anak sekecil ini, masih remaja, tapi bisa membuka sebuah karya yang sangat luar biasa. Ini harus menjadi sebuah kebanggaan,” tuturnya.
Terbaru, Akeyla membawa batik Karawang dalam ajang World Nomad Games 2026 di Kyrgyzstan. Dalam kesempatan tersebut, ia memperkenalkan sejumlah motif batik, di antaranya Pari Sakedeng, Ayam Ciparage, dan Flower of Java.
Pipik menilai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya generasi muda dalam menjaga sekaligus mempromosikan warisan budaya daerah.
“Ini bukan hanya soal Akeyla tampil di luar negeri. Yang dibawa adalah karya dan identitas Karawang. Ketika batik Karawang dikenal di luar negeri, tentu nama Karawang, Jawa Barat, dan Indonesia ikut terangkat,” ujarnya.
Ia pun mendorong pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk terus memberikan ruang serta dukungan bagi anak-anak muda yang memiliki prestasi dan kepedulian terhadap budaya lokal.
“Tugas dari pemerintah, pemerintah daerah ataupun tugas dari Indonesia, support-lah yang kayak gini-gini. Ini luar biasa,” tegasnya.
Menurut Pipik, dukungan terhadap talenta muda penting agar semakin banyak generasi muda Karawang yang berani mengembangkan potensi sekaligus memperkenalkan produk budaya daerah ke tingkat nasional maupun internasional.
“Saya berterima kasih, enggak bisa saya sebutkan satu per satu, tapi beberapa ini sudah support. Ini luar biasa untuk mendukung Akeyla membawa nama Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono