get app
inews
Aa Text
Read Next : Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Berlakukan Hari Ini One Way KM 132 hingga KM 70 Tol Cikampek

MUA Bubah Alfian Ceritakan Detik-detik Mencekam Kecelakaan Tunggal di Tol Cikampek

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:48 WIB
header img
Makeup artist (MUA) ternama Indonesia, Bubah Alfian. Foto: IG

JAKARTA, iNewsKarawang.id — Kabar kurang menyenangkan datang dari makeup artist (MUA) ternama Indonesia, Bubah Alfian. Ia mengalami kecelakaan tunggal yang menegangkan di Tol Cikampek saat dalam perjalanan pulang menuju Jakarta usai menyelesaikan pekerjaannya di Jember, Jawa Timur.

Bubah mengungkapkan, faktor kelelahan fisik menjadi pemicu utama insiden tersebut. Setelah sembilan hari menguras energi untuk persiapan ajang Jember Fashion Carnaval (JFC), ia dan timnya nekat menempuh perjalanan darat karena kehabisan tiket pesawat maupun kereta api.

"Kronologinya itu semuanya ngantuk karena udah sembilan hari mempersiapkan Jember Fashion Carnaval. Pas balik itu juga mengejar kerjaan selanjutnya, enggak sempat tidur, terus dipaksakan karena kehabisan tiket pesawat dan kereta," ujar Bubah Alfian saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Situasi mencekam terjadi ketika kemudi kendaraan diambil alih oleh sang videografer. Saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi, pengemudi dikagetkan oleh pengerjaan jalan mendadak di sisi kanan tanpa adanya rambu peringatan yang memadai. Kondisi tersebut memaksa pengemudi membanting setir secara ekstrem untuk menghindari benturan fatal.

"Terus lagi ngebut, ada perbaikan jalan sebelah kanan, terus kita banting ke kiri. Pas ke kiri, tiba-tiba ada mobil lain, kita banting lagi ke kanan, ditarik lagi ke kiri... kena lagi belakangnya, jedar! Di dalam mobil itu udah der der der," kenang Bubah merinding.

Bubah menggambarkan suasana kabin mobil yang sangat kacau saat kendaraan hilang kendali. Mobil bergetar hebat dan terombang-ambing ke kanan dan ke kiri hingga nyaris terbalik. Akibat benturan keras tersebut, Bubah mengalami cederanya di bagian tangan kanan.

"Wah, mobil udah goyang ke kanan ke kiri, untung enggak sampai terbalik. Tangan sebelah kanan saya sempat sakit, bahkan sampai sekarang masih sakit kalau diangkat," jelasnya.

Peristiwa traumatik ini menjadi pelajaran berharga bagi Bubah. Ke depannya, ia bertekad untuk lebih mengutamakan keselamatan fisik, tidak lagi memaksakan diri saat lelah, serta lebih selektif dalam memilih moda transportasi untuk perjalanan jarak jauh.

"Ke Bandung pun sekarang saya lebih memilih naik Kereta Cepat Whoosh. Dalam waktu dekat ini juga ada jadwal lagi ke Jember, kayaknya bakal naik pesawat atau kereta aja biar lebih aman," tutup Bubah.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut