Semangat Menimba Ilmu Tak Pernah Padam, Jurnalis iNews TV Jadi Wisudawan Terbaik di Usia 55 Tahun
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Banyak orang menganggap usia 50 tahun ke atas adalah masa menikmati hasil kerja. Namun tidak bagi Rudi Setiawan, S.H., CPM. Di usia 55 tahun, jurnalis iNews TV ini justru memilih kembali ke bangku kuliah dan berhasil membuktikan bahwa semangat belajar tidak pernah mengenal kata terlambat.
Kerja kerasnya berbuah manis. Dalam Sidang Wisuda Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang yang digelar di Hotel Resinda Karawang, Selasa (28/7/2026), Rudi mendapatkan predikat sebagai Wisudawan Terbaik Fakultas Hukum dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88.
Prestasi itu justru diakuinya di luar dugaan. Sejak awal, ia tidak pernah berambisi menjadi mahasiswa terbaik. Baginya, kuliah adalah jalan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas diri agar mampu menjalankan profesinya sebagai jurnalis dengan lebih baik.
“Tujuan saya kuliah bukan untuk mengejar nilai atau menjadi yang terbaik. Saya ingin terus belajar karena profesi jurnalis membutuhkan pemahaman hukum yang terus berkembang, terutama setelah adanya pembaruan KUHP dan KUHAP,” ujar Rudi.
Keputusan melanjutkan pendidikan bukan tanpa tantangan. Di tengah kesibukan sebagai jurnalis, ia juga harus membagi waktu untuk keluarga dan menyelesaikan berbagai tugas kuliah. Kondisi ekonomi pun menjadi tantangan tersendiri karena biaya pendidikan harus dipenuhi bersamaan dengan kebutuhan rumah tangga.
Meski demikian, Rudi tidak pernah menjadikan keadaan sebagai alasan untuk menyerah. Ia tetap menjaga disiplin selama menjalani perkuliahan. Kehadiran di kelas selalu diprioritaskan, tugas dikerjakan tepat waktu, bahkan ia dikenal sebagai mahasiswa yang kerap datang lebih awal sebelum dosen memasuki ruang kuliah.
“Saya berusaha disiplin. Kuliah tetap dijalani di tengah kesibukan bekerja dan mengurus keluarga. Walaupun ada tantangan ekonomi, saya tidak pernah meninggalkan perkuliahan dan selalu berusaha menyelesaikan tugas sesuai jadwal,” katanya.
Kedisiplinan dan konsistensi itulah yang akhirnya mengantarkannya menjadi lulusan terbaik. Berbagai mata kuliah yang sempat dianggap sulit mampu dilaluinya dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar.
Selama menempuh pendidikan, Rudi mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru, mulai dari hukum pidana, hukum perdata, hukum Islam, hukum dagang hingga hukum internasional. Bekal ilmu tersebut dinilainya sangat penting, bukan hanya untuk mendukung profesinya sebagai jurnalis, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebelumnya saya tidak banyak memahami bidang hukum. Sekarang saya mendapatkan bekal ilmu yang sangat bermanfaat. Terima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing dan membagikan ilmu dengan penuh dedikasi,” tuturnya.
Kisah Rudi menjadi inspirasi bahwa usia bukanlah penghalang untuk menuntut ilmu. Di tengah padatnya pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan berbagai keterbatasan, ia membuktikan bahwa kemauan untuk terus belajar mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi.
Bagi Rudi, gelar sarjana bukanlah garis akhir, melainkan bukti bahwa semangat belajar harus terus menyala sepanjang hayat. Sebab, ilmu pengetahuan tidak mengenal batas usia, dan kesempatan untuk menjadi lebih baik selalu terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.
Editor : Frizky Wibisono