Ringankan Beban Orangtua, Bupati Aep Bakal Gratiskan LKS untuk Siswa SD hingga SMP di Karawang
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan bakal merealisasikan program Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi seluruh pelajar jenjang SD dan SMP.
Program LKS gratis ini akan menjadi salah satu upaya Pemkab Karawang dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus mengurangi beban ekonomi keluarga, khususnya bagi orang tua siswa SD dan SMP di seluruh Kabupaten Karawang.
Bupati Aep mengatakan, setelah berhasil menggratiskan biaya pendidikan di jenjang SD dan SMP, pemerintah daerah kini berupaya kembali meringankan beban masyarakat melalui penyediaan LKS secara gratis.
Saat ini, tambahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah menyusun skema pelaksanaan program tersebut dengan target mulai direalisasikan pada tahun 2027.
“Harapan saya sama, bagaimana saat ini saya ingin merealisasikan hadiah untuk masyarakat Kabupaten Karawang. Tentunya buku LKS ini gratis. Sekarang kami sedang membuat skema programnya seperti apa,” kata Aep, Selasa (7/7/2026).
Menurut Aep, realisasi program tersebut masih menunggu penyesuaian dan perhitungan kemampuan anggaran daerah. Namun, ia optimistis program tersebut dapat segera diwujudkan.
“Mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya. Kami juga saat ini sedang melihat kekuatan pagu anggaran daerah. Tapi insya Allah bisa,” tegasnya.
Aep menuturkan, setelah berbagai program di sektor kesehatan berjalan dengan baik, kini fokus pemerintah daerah diarahkan untuk memperkuat sektor pendidikan, baik melalui pembangunan sarana maupun pengurangan biaya yang harus ditanggung orang tua siswa.
“Sekarang kesehatan alhamdulillah sudah selesai. Tinggal saya fokus pendidikan. Pembangunan pendidikan juga sedang berjalan, insya Allah LKS ini akan segera kami realisasikan, mohon doanya,” ujarnya.
Menurutnya, pembelian LKS setiap awal tahun ajaran masih menjadi salah satu pengeluaran rutin yang membebani orang tua. Karena itu, Pemkab Karawang ingin mengambil alih pembiayaan tersebut agar masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya untuk membeli LKS.
“Minimal kalau buku LKS gratis kan tidak membebani kita sebagai orang tua. Saya juga orang tua, saya punya anak, beli buku LKS juga. Mudah-mudahan tahun besok sudah bisa terealisasikan. Bismillah, doanya,” pungkas Aep.
Editor : Frizky Wibisono