Momentum Harganas 2026, Dinkes Karawang Ajak Ayah Aktif Jaga Kesehatan Ibu dan Anak
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 dimanfaatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang untuk mengajak para ayah lebih aktif terlibat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak guna mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Karawang, Nurmala Hasanah, mengatakan peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga pendamping utama dalam setiap tahapan kehidupan keluarga, mulai dari perencanaan kehamilan hingga tumbuh kembang anak.
“Sejak pasangan merencanakan memiliki anak, seorang suami harus ikut mempersiapkan kondisi mental, fisik dan ekonomi keluarga. Kehadiran ayah sangat penting dalam membangun keluarga yang sehat,” ujar Nurmala, Senin (29/6/2026).
Menurutnya, keterlibatan ayah sejak masa kehamilan memberikan dampak besar terhadap kesehatan ibu. Dukungan emosional, pemenuhan kebutuhan gizi serta pendampingan saat pemeriksaan kehamilan menjadi bentuk nyata peran seorang ayah.
“Peran ayah bukan hanya mencari nafkah, tetapi juga mendampingi ibu selama masa kehamilan hingga proses persalinan,” katanya.
Nurmala menambahkan, dukungan ayah tetap dibutuhkan setelah bayi lahir. Keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu yang mendapat dukungan dari suami.
“Peran ayah sangat penting agar ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya,” ucapnya.
Selain itu, keterlibatan ayah juga dinilai berpengaruh terhadap perkembangan psikologis dan emosional anak. Kehadiran ayah dalam aktivitas sehari-hari, seperti mendampingi belajar, bermain dan mengikuti kegiatan sekolah dapat membentuk karakter anak yang lebih baik.
“Anak yang tumbuh dengan kehadiran ayah memiliki pengalaman yang berbeda dibandingkan anak yang minim pendampingan dari ayah,” jelas Nurmala.
Ia mengatakan tema Harganas 2026 yang menekankan pentingnya kehadiran ayah menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran para kepala keluarga agar tidak hanya fokus bekerja, tetapi juga meluangkan waktu bagi istri dan anak.
“Kami mengajak para ayah untuk hadir, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara emosional dalam keluarga. Kehadiran ayah sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan keluarga yang harmonis,” katanya.
Nurmala meyakini keterlibatan ayah dalam keluarga juga mendukung pemenuhan gizi anak dan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan stunting.
“Jangan pernah merasa lelah untuk hadir bagi istri dan anak, karena dengan kehadiran ayah akan tercipta generasi yang sehat, unggul dan mampu mencegah stunting sejak dini,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono