get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas

Unsika Gelar Seminar Internasional BKS PTN Barat, Bahas PPG dan Literasi Lintas Budaya

Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:46 WIB
header img
Unsika Gelar Seminar Internasional BKS PTN Barat, Bahas PPG dan Literasi Lintas Budaya. Foto : iNewskarawang.id/Gelar Maulana Media

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar Seminar Internasional sebagai bagian dari rangkaian Pertemuan Sela Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat Bidang Pendidikan Tahun 2026, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sustainable Teacher Development and Cross-Cultural Literacy: Navigating Future Pedagogies in a Changing Era” ini membahas pengembangan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta pentingnya literasi lintas budaya dalam menghadapi tantangan pendidikan global.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari Indonesia dan Amerika Serikat serta diikuti peserta secara luring di Kampus Unsika dan daring melalui Zoom.

Ketua Penanggung Jawab Seminar Internasional, Sukarno, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Pertemuan Sela BKS PTN Barat Bidang Pendidikan 2026 yang digelar di Karawang.

“Seminar internasional ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pertemuan Sela BKS PTN Barat Tahun 2026. Hari ini menjadi agenda utama setelah sebelumnya diawali gala dinner dan rangkaian kegiatan lainnya,” kata Sukarno.

Ia menjelaskan, seminar menghadirkan dua pembicara utama yang membahas isu strategis pendidikan. Narasumber pertama adalah Kepala Subdirektorat Fasilitasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikdasmen, Ana Budi Kuswandani, yang memaparkan arah kebijakan PPG.

Sementara narasumber kedua, Dr. Jonathan Colson dari Council on Foreign Relations International Affairs Fellow Amerika Serikat, membahas literasi lintas budaya dalam pendidikan.

“Pembicara pertama membahas perkembangan Program Pendidikan Profesi Guru, mulai dari urgensi hingga arah kebijakan ke depan. Sedangkan pembicara kedua menekankan pentingnya cross-cultural literacy dalam pendidikan masa depan,” ujarnya.

Sukarno menyebutkan, kegiatan ini diikuti 135 peserta dari berbagai daerah secara daring dan luring. Selain sesi utama, seminar juga menghadirkan parallel session dengan 17 presenter dari berbagai perguruan tinggi yang memaparkan hasil penelitian dalam sesi breakout room sebelum diterbitkan dalam prosiding ber-ISBN.

Kegiatan ini juga dihadiri 22 perwakilan dekan dan wakil dekan dari perguruan tinggi negeri di wilayah BKS PTN Barat Bidang Pendidikan, sebagai upaya memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi.

“Seminar ini diharapkan memperkuat pemahaman terkait Program Pendidikan Profesi Guru sekaligus mendorong pendidikan berbasis budaya yang adaptif terhadap perubahan zaman,” tutup Sukarno.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut