Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pesta Gay di Karawang, DP3A: Ancaman bagi Anak di Depan Mata, Peran Orangtua Harus Diperkuat

Senin, 08 Juni 2026 | 18:55 WIB
  • author Nurul Rahma Amalia
Viral Pesta Gay di Karawang, DP3A: Ancaman bagi Anak di Depan Mata, Peran Orangtua Harus Diperkuat
Viral Pesta Gay di Karawang, DP3A: Ancaman bagi Anak di Depan Mata, Peran Orangtua Harus Diperkuat. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Viralnya video dugaan pesta pasangan sesama jenis di sebuah tempat hiburan malam di Karawang menjadi pengingat bahwa berbagai tantangan sosial yang dapat memengaruhi anak dan remaja kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menanggapi fenomena tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang, Wiwiek Krisnawati, menekankan pentingnya penguatan peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan maupun media sosial.

Menurut Wiwiek, keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak dalam membentuk karakter, moral, dan nilai kehidupan. Karena itu, orang tua dituntut lebih aktif membangun komunikasi dan pengawasan terhadap anak.

“Bagaimanapun, keluarga harus lebih intens terhadap sesama anggotanya, serta membagi peran dalam keluarga,” kata Wiwiek, Senin (8/6/2026).

Ia menilai perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat membuat anak-anak semakin mudah terpapar berbagai fenomena sosial. Kondisi tersebut harus diimbangi dengan edukasi yang kuat dari lingkungan keluarga.

“Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Ketika komunikasi dan pengawasan berjalan baik, anak akan memiliki pegangan yang kuat dalam menjalani kehidupannya,” ujarnya.

Wiwiek menjelaskan, tidak ada satu faktor tunggal yang menyebabkan munculnya berbagai persoalan sosial pada anak maupun remaja. Namun, kehadiran orang tua dalam proses tumbuh kembang anak menjadi salah satu faktor penting untuk membangun ketahanan diri mereka.

“Yang paling penting adalah bagaimana keluarga hadir, memberikan perhatian, kasih sayang, dan pendidikan nilai-nilai yang baik kepada anak sejak dini,” katanya.

Menurutnya, pengaruh lingkungan memang tidak bisa dihindari. Namun anak yang memiliki kedekatan emosional dengan orang tua dan mendapatkan pendidikan karakter yang kuat akan lebih siap menghadapi berbagai pengaruh dari luar.

Ia juga mengingatkan bahwa fenomena yang berkembang di ruang publik maupun media sosial harus menjadi perhatian bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat.

“Ini menjadi PR kita bersama untuk terus memberikan edukasi agar mereka terselamatkan dari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tuturnya.

Karena itu, DP3A Karawang mengajak seluruh orang tua untuk memperkuat fungsi keluarga melalui komunikasi yang terbuka, pengawasan yang proporsional, serta penanaman nilai moral dan agama sejak dini.

“Semua elemen masyarakat dan stakeholder harus peduli dan bersama-sama menjaga anak-anak kita dari berbagai persoalan sosial yang terjadi. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegas Wiwiek.

Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah pria berjoget berpasangan di sebuah tempat hiburan malam yang diduga berada di Theatre Night Mart Karawang viral di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, Satpol PP Karawang telah memanggil pihak pengelola untuk dimintai klarifikasi. 

Sementara Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyatakan akan memberikan sanksi tegas hingga mengusulkan pencabutan izin usaha apabila ditemukan pelanggaran yang berulang.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut