Peringati Hari Kartini, KTI dan SMF Latih Puluhan Perempuan Disabilitas Karawang Membatik
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) berkolaborasi dengan Kreasi Tuli Indonesia (KTI) Foundation menggelar pelatihan membatik bagi 40 perempuan penyandang disabilitas di Kabupaten Karawang.
Kegiatan yang berlangsung pada 27–28 April 2026 ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan keterampilan secara inklusif. Peserta berasal dari berbagai ragam disabilitas, seperti tunarungu, tunawicara, tunadaksa hingga penyandang cerebral palsy.
Founder KTI Foundation, Inaraya, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk memberikan keterampilan jangka panjang. Menurutnya, sejumlah peserta binaan sebelumnya telah mampu bekerja secara mandiri, baik melalui produksi batik maupun sektor lain seperti menjahit.
“Kami ingin teman-teman disabilitas tidak hanya mendapatkan bantuan sesaat, tetapi memiliki kemampuan berkelanjutan. Prinsipnya, kami memberikan ‘pancing’, bukan sekadar ‘ikan’, agar mereka bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
KTI Foundation sendiri memiliki berbagai program pelatihan, antara lain di bidang batik, menjahit, kuliner, kopi, dan kriya untuk membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.
Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF, Bonai Subiakto, menyebut kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat secara inklusif.
“Ini bukan sekadar pelatihan keterampilan, tetapi upaya membuka akses agar setiap individu, termasuk perempuan penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” katanya.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan pada 2005 di bawah Kementerian Keuangan. SMF berperan sebagai Special Mission Vehicle (SMV) yang menyediakan likuiditas jangka menengah dan panjang bagi pembiayaan perumahan melalui sekuritisasi dan pembiayaan.
Selain itu, SMF juga berperan sebagai Sekretariat Ekosistem Pembiayaan Perumahan yang berkontribusi dalam perumusan kebijakan sektor perumahan guna mendukung masyarakat memiliki hunian yang layak dan terjangkau.
Editor : Frizky Wibisono