Disdikbud Catat Lebih dari 90 Ribu Siswa di Karawang Belum Dapat MBG
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang mencatat sebanyak 90.531 siswa dari 938 satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP serta PKBM yang tersebar pada 30 Kecamatan di Kabupaten Karawang belum tersentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini.
Kepala Disdikbud Karawang, Wawan Setiawan Natakusumah mengungkapkan, dari total 398.382 siswa di 2.655 sekolah negeri dan swasta jenjang PAUD, SD, SMP dan PKBM, sekitar 90.531 siswa atau hampir 30 persen di antaranya masih belum tersentuh program MBG.
“Artinya masih ada sekitar hampir sepertiga siswa di Karawang yang belum menerima program ini. Ini menjadi perhatian kami agar ke depan distribusinya bisa lebih merata,” ujar Wawan usai agenda sosialisasi dan pengarahan pelaksanaan program MBG bersama Kejari Karawang, Kamis (16/4/2026).
Ia merinci, pada jenjang PAUD, dari total 52.176 siswa di 1.412 sekolah, sebanyak 26.278 siswa atau lebih dari 50 persen yang tersebar di 628 sekolah belum menerima MBG. Sementara 25.898 siswa di 784 sekolah telah mendapatkan program tersebut.
Untuk jenjang SD, dari total 244.173 siswa di 963 sekolah, sebanyak 42.148 siswa atau lebih dari 17 persen dari 187 sekolah belum menerima MBG. Sedangkan 202.025 siswa di 776 sekolah lainnya sudah menerima.
Sementara pada jenjang SMP, dari total 93.954 siswa di 217 sekolah, sebanyak 17.387 siswa atau lebih dari 18 persen dari 73 sekolah belum menerima, sedangkan 76.567 siswa di 144 sekolah telah menerima.
Adapun pada jenjang PKBM, dari total 8.079 siswa di 63 satuan pendidikan, sebanyak 4.718 siswa atau hampir 60 persen dari 50 PKBM belum menerima MBG. Hanya 3.361 siswa dari 13 PKBM yang telah mendapatkan program tersebut.
Wawan menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan program MBG dapat segera menjangkau seluruh siswa di Karawang.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi bersama pihak terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat, agar pelaksanaan MBG ini bisa segera menyasar seluruh siswa tanpa terkecuali. Harapannya, tidak ada lagi kesenjangan penerima program di tiap jenjang pendidikan,” tegasnya.
Wawan mengatakan, pihaknya juga akan terus melakukan evaluasi berkala untuk memastikan percepatan distribusi MBG dapat berjalan optimal, terutama bagi sekolah-sekolah yang hingga kini belum terjangkau.
Selain itu, Disdikbud Karawang juga berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan MBG di seluruh sekolah yang merupakan penerima manfaat untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga sesuai standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah.
“Bukan hanya soal pemerataan, tapi juga kualitas. Kami ingin memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar memenuhi standar gizi, higienis, dan aman untuk dikonsumsi,” tuturnya.
Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, kejaksaan serta seluruh pemangku kepentingan, program MBG dapat segera dirasakan oleh seluruh siswa di Kabupaten Karawang tanpa terkecuali.
“Harapannya tentu program ini bisa segera menjangkau semua siswa. Karena ini program yang sangat baik untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar anak-anak kita di sekolah,” pungkasnya.
Editor : Frizky Wibisono