Hemat BBM dan Waktu, Wabup Maslani Naik Kereta ke Kantor
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Wakil Bupati Karawang, H. Maslani, mulai menggunakan transportasi publik dengan naik kereta api lokal saat berangkat kerja, Senin (6/4/2026). Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan ojek pangkalan menuju kantor.
Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan efisiensi energi yang tengah diterapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Maslani mengaku penggunaan kereta api jauh lebih hemat dibanding kendaraan pribadi maupun mobil dinas.
“Saya rasakan perbedaannya jauh lebih irit naik kereta. Tiketnya hanya Rp4.000, jelas lebih hemat dibanding mobil dinas,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai perjalanan dengan kereta lebih pasti dan bebas dari kemacetan.
“Waktunya sudah pasti, tidak kena macet. Berangkat 05.45, sampai di Stasiun Karawang sekitar 06.15,” katanya.
Ia juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Stasiun Cikampek dan bekerja dekat stasiun, untuk beralih ke transportasi kereta api.
“Untuk ASN yang tinggal di sekitar stasiun Cikampek, ayo kita beralih ke kereta. Lebih irit, cepat, dan tidak akan terlambat,” ajaknya.
Maslani menambahkan, kondisi kereta saat ini jauh lebih nyaman dibanding sekitar 10 tahun lalu saat ia masih berdinas di Jakarta.
“Dulu desak-desakan, banyak asongan. Sekarang alhamdulillah jauh lebih baik, dapat tempat duduk, tidak berdesakan, pelayanan dan stasiunnya juga lebih nyaman,” ungkapnya.
Ia berencana menjadikan kebiasaan ini sebagai rutinitas setiap hari Senin.
“Bisa bangun lebih pagi, olahraga dulu, salat, jadi lebih siap. Perjalanan juga lancar tanpa macet,” katanya.
Sementara itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh turut memperkuat kebijakan efisiensi BBM dengan membatasi penggunaan kendaraan dinas.
Salah satu langkahnya adalah mengandangkan kendaraan dinas di pool terpusat di Galeri Nyi Indung Pager Asih. Kendaraan tersebut hanya digunakan untuk kegiatan kedinasan tertentu, seperti agenda besar pemerintahan atau perjalanan luar daerah.
Penggunaan kendaraan dinas juga direncanakan dilakukan secara bersama oleh beberapa pejabat guna menekan konsumsi BBM.
Selain itu, ASN didorong menggunakan alternatif transportasi hemat energi seperti sepeda, sepeda motor, dan transportasi publik.
Kebijakan ini ditargetkan mampu menekan konsumsi BBM hingga sekitar 20 persen, sekaligus mendorong budaya kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan di lingkungan Pemkab Karawang
Editor : Frizky Wibisono