Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aparat Lumpuhkan Pelaku Penembakan Rombongan Jenderal Tito Karnavian di Papua
Advertisement . Scroll to see content

Buntut Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS, Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo Mundur dari Jabatan

Rabu, 25 Maret 2026 | 22:19 WIB
  • author Achmad Al Fiqri/Iqbal Maulana Bahtiar
Buntut Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS, Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo Mundur dari Jabatan
Buntut Kasus Teror Air Keras Aktivis KontraS, Kabais TNI Letjen Yudi Abrimantyo Mundur dari Jabatan. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNEWSKarawang.id – Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo melepas jabatan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Pelepasan jabatan tersebut berkaitan dengan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang diduga melibatkan oknum BAIS TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah membenarkan adanya penyerahan jabatan tersebut di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2026).

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” ujar Aulia.

Namun, saat ditanya apakah Yudi dicopot atau mengundurkan diri, Aulia tidak memberikan penjelasan rinci dan langsung meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menahan empat prajurit yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menyebutkan, keempat prajurit tersebut berasal dari BAIS TNI dan telah diserahkan untuk proses pemeriksaan.

“Empat orang yang diduga tersangka melakukan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus,” kata Yusri dalam keterangannya.

Adapun empat prajurit yang diperiksa masing-masing berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Saat ini, Puspom TNI masih mendalami peran serta motif para prajurit dalam kasus tersebut.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut