Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Remisi Lebaran, 3 Narapidana Lapas Karawang Langsung Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Jalan Utama Dusun Mujiah Karawang Nyaris Ambles, Ratusan Warga Terancam Terisolir

Selasa, 22 September 2026 | 20:39 WIB
  • author Gelar Maulana Media
Jalan Utama Dusun Mujiah Karawang Nyaris Ambles, Ratusan Warga Terancam Terisolir
Jalan utama Dusun Mujiah Karawang nyaris ambles akibat tergerus Sungai Cibeet, 220 KK khawatir terisolir saat banjir kembali. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Jalan utama sepanjang sekitar 500 meter di Dusun Mujiah, Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, nyaris ambles. Kondisi ini membuat sekitar 220 kepala keluarga (KK) khawatir akses mereka terputus.

Kerusakan jalan terjadi setelah bagian bawah badan jalan terkikis aliran Sungai Cibeet saat banjir. Dari total panjang jalan, lebih dari 200 meter mengalami kerusakan dan sejumlah titik mulai berongga.

Warga khawatir badan jalan kembali terkikis jika hujan deras dan banjir melanda. Jika jalan sampai ambles dan akses terputus, aktivitas warga Dusun Mujiah dipastikan terganggu.

Salah seorang warga, Muy, meminta pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut sebelum kerusakan semakin parah.

“Pak Dedi, tulung Pak Dedi. Jalan kami rempag (retak). Cepet-cepet diperbaiki, Pak. Takut kebanjiran lagi, manten (terlanjur),” ujar Muy saat ditemui di lokasi, Selasa (22/9/2026).

Muy mengatakan warga tidak ingin jalan tersebut baru diperbaiki setelah kondisinya semakin parah atau akses sudah benar-benar terputus.

“Jangan sampai nunggu jalan ambles dulu. Kami minta diperbaiki sekarang, sebelum warga di sini terisolir,” katanya.

Warga lainnya, Deden, mengatakan jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat Dusun Mujiah untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Ini jalan utama warga. Kalau sampai putus, kami mau lewat mana? Aktivitas warga pasti terganggu,” ujar Deden.

Menurut Deden, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah beberapa kali melakukan survei ke lokasi. Namun, hingga kini belum ada perbaikan terhadap badan jalan yang rusak.

“Penanganan tidak bisa hanya sebatas survei-survei doang. Tapi perbaiki dong,” tegasnya.

Deden juga mengingatkan ancaman kerusakan semakin besar saat musim hujan. Luapan Sungai Cibeet dikhawatirkan kembali mengikis bagian bawah jalan hingga menyebabkan badan jalan ambles.

“Bentar lagi musim hujan. Takutnya banjir lagi, terus tergerus, hingga jalan utama kami hilang,” katanya.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan sebelum kerusakan meluas dan akses utama sekitar 220 KK di Dusun Mujiah benar-benar terputus.

Editor: Frizky Wibisono

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut