get app
inews
Aa Text
Read Next : Puluhan Kasus Narkotika di Karawang Terungkap Polisi, 28 Tersangka Berhasil Dibekuk

Awal 2026 Ratusan Warga Karawang Terjangkit DBD, 4 Orang Meregang Nyawa

Rabu, 18 Februari 2026 | 20:28 WIB
header img
Awal 2026 Ratusan Warga Karawang Terjangkit DBD, 4 Orang Meregang Nyawa. Foto : Ilustrasi

KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Karawang hingga minggu ke-5 tahun 2026 tercatat sebanyak 381 kasus dengan 4 kasus kematian. Meski demikian, tren kasus menunjukkan penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Yayuk Sri Rahayu, mengatakan berdasarkan data mingguan, kasus DBD pada awal tahun sempat tinggi namun berangsur menurun.

“Pada minggu pertama tercatat 113 kasus, kemudian turun menjadi 101 kasus di minggu kedua, 62 kasus di minggu ketiga, 56 kasus di minggu keempat, dan 49 kasus pada minggu kelima,” ujarnya.

Menurut Yayuk, dari total kasus tersebut, jumlah pasien laki-laki sedikit lebih banyak dibanding perempuan, yakni sekitar 53 persen laki-laki dan 47 persen perempuan.

Sementara berdasarkan kelompok umur, kasus DBD paling banyak terjadi pada usia produktif 15 hingga 44 tahun dengan persentase sekitar 50 persen. Disusul kelompok usia 5 hingga 14 tahun sebesar 22 persen, usia di atas 44 tahun sebesar 14 persen, serta usia 1 hingga 4 tahun sekitar 13 persen. Adapun kasus pada bayi di bawah satu tahun tercatat paling sedikit, sekitar 1 persen.

“Kelompok usia produktif dan anak sekolah memang rentan karena aktivitas di luar rumah lebih tinggi, sehingga berpotensi lebih sering terpapar nyamuk,” katanya.

Kasus tertinggi tercatat di beberapa kecamatan dengan kepadatan penduduk tinggi. Kecamatan Klari menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, diikuti Telukjambe Timur dan Karawang Timur.

Yayuk menambahkan, tingginya kasus di awal tahun dipengaruhi kondisi cuaca dan curah hujan yang mendukung berkembangnya nyamuk. Namun, upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang digencarkan bersama masyarakat dinilai mampu menekan angka kasus.

“Tren penurunan ini diharapkan terus berlanjut. Kami mengimbau masyarakat tetap melakukan PSN 3M Plus secara rutin dan tidak hanya mengandalkan fogging,” tuturnya.

Dinkes Karawang juga terus mendorong gerakan satu rumah satu jumantik agar masyarakat aktif memantau keberadaan jentik nyamuk di lingkungan masing-masing. Upaya tersebut dinilai penting untuk menekan penyebaran DBD secara berkelanjutan.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut