BREAKING NEWS: Panel Listrik RSUD Karawang Kebakaran, 200 Pasien Terdampak
KARAWANG, iNEWSKarawang.id – Diduga karena korsleting listrik, Panel listrik RSUD Kabupaten Karawang terbakar pada Kamis (5/2/2026) pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Usep, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Pihaknya mengerahkan 1 unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman serta 1 mobil rescue untuk membantu proses evakuasi pasien.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik karena kondisi panel yang sudah usang. Api berhasil dipadamkan dan situasi saat ini sudah kondusif,” ujar Usep, Kamis (5/2/2026).
Usep menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, aliran listrik di RSUD Karawang sempat terputus dan saat ini masih dalam penanganan pihak PLN.
Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Karawang, dr. Andri Sariful Alam, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 05.20 WIB pada panel distribusi listrik dari PLN menuju rumah sakit.
“Panel listrik terbakar dan menyebabkan listrik padam total di seluruh rumah sakit. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit dan tidak merembet ke area lain,” katanya.
Akibat pemadaman tersebut, pihak rumah sakit langsung melakukan mitigasi dengan mengoperasikan genset mobile untuk memastikan layanan di ruang-ruang kritis tetap berjalan, seperti ICU, PICU, dan ruang perawatan anak.
“Ruang emergensi menjadi prioritas utama agar pelayanan kepada pasien tetap optimal,” ujar dr. Andri.

Ia menyebutkan, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara dibatasi. Pasien dengan kondisi darurat berat tetap ditangani, sementara pasien nonkritis diarahkan ke rumah sakit lain di wilayah Karawang.
Sejumlah layanan penunjang seperti laboratorium dan radiologi juga sempat dihentikan sementara. Namun, peralatan medis vital serta penyimpanan darah telah diamankan sesuai prosedur.
Menurut dr. Andri, sekitar 200 pasien terdampak akibat pemadaman listrik tersebut. Pasien di ruang ICU dipastikan dalam kondisi aman karena peralatan medis telah dilengkapi sistem Uninterruptible Power Supply (UPS) yang mampu bertahan hingga empat jam sebelum genset beroperasi penuh.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasien, keluarga pasien, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.
dr. Andri menambahkan, pasokan listrik dari PLN ditargetkan kembali normal sekitar pukul 15.00 WIB setelah proses penyambungan kabel selesai dilakukan.
Ia juga mengungkapkan bahwa panel listrik yang terbakar merupakan instalasi lama yang telah digunakan sejak RSUD Karawang berdiri pada 2002–2003. Penggantian panel sebenarnya telah direncanakan pada tahun ini dan akan segera dipercepat.
“Panel listrik ini memang sudah masuk dalam rencana penggantian. Setelah kejadian ini, proses penggantian harus segera dilakukan,” katanya.
Pihak RSUD Karawang menyampaikan apresiasi kepada BPBD Karawang dan PLN Karawang yang bergerak cepat dalam penanganan kebakaran serta pemulihan pasokan listrik.
Editor : Frizky Wibisono