get app
inews
Aa Text
Read Next : Satresnarkoba Polres Karawang Ungkap Peredaran Sabu 120 Gram di Banyusari

Pulihkan Trauma Pascabanjir, Polres Karawang Terjunkan Tim Trauma Healing ke Karangligar

Senin, 02 Februari 2026 | 20:28 WIB
header img
Pulihkan Trauma Pascabanjir, Polres Karawang Terjunkan Tim Trauma Healing ke Karangligar. Foto : Istimewa

KARAWANG, iNEWSKarawang.idPolres Karawang mengerahkan Tim Trauma Healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga pascabencana banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan psikologis, khususnya bagi anak-anak dan warga yang mengalami trauma akibat banjir yang merendam ratusan rumah di wilayah tersebut.

Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan mengatakan, trauma healing merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dampak psikologis yang dialami masyarakat pascabencana.

“Trauma healing ini kami lakukan untuk memberikan pendampingan, motivasi, serta dukungan moril kepada masyarakat agar tetap kuat dan mampu bangkit menghadapi kondisi pascabencana banjir,” ujar Cep Wildan.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan bersifat humanis melalui komunikasi langsung, permainan edukatif, serta aktivitas yang menenangkan, terutama bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan terdampak trauma.

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak, tidak berlarut-larut dalam rasa takut dan cemas akibat musibah banjir ini,” katanya.

Kegiatan trauma healing tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Karawang KOMPOL Dadan Sudirman, didampingi Kasubbag Binkar Bag SDM, Paur Subbag Dalpers Bag SDM, serta personel Bag SDM Polres Karawang lainnya.

Selain pendampingan psikologis, Polres Karawang juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan anak serta ratusan pakaian anak dan dewasa yang dibagikan di posko pengungsian Desa Karangligar.

Salah seorang warga terdampak banjir, Yayat, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polres Karawang dan menyebut trauma healing sangat membantu kondisi mental anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Karawang. Anak-anak merasa terhibur dengan adanya kegiatan ini. Setidaknya beban dan trauma yang mereka rasakan akibat banjir bisa sedikit terobati,” ujar Yayat.

Berdasarkan data di lapangan, banjir yang melanda Desa Karangligar berdampak pada 332 unit rumah dan 1.346 jiwa warga. Hingga saat ini, sejumlah warga masih membutuhkan pendampingan dan bantuan lanjutan.

Polres Karawang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana alam.

Editor : Frizky Wibisono

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut